ARUSBAWAH.CO - Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan penghentian aliran air bersih sementara bagi pelanggan yang dilayani Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung pada Selasa, 14 Juli 2026.
Penghentian aliran air bersih sementara dilakukan karena adanya kegiatan pengurasan bak sedimentasi sebagai bagian dari pemeliharaan fasilitas pengolahan air.
Pelanggan diimbau untuk menyiapkan cadangan air guna mengantisipasi kebutuhan selama pekerjaan berlangsung.
Perumda Tirta Kencana juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat penghentian aliran air bersih sementara tersebut.
- Informasi Jadwal Pemadaman Listrik Kutai Kartanegara Hari Ini, 14 Juli 2026: Jalan Pahlawan hingga Muara Kaman Terdampak
- Daftar Oleh-oleh Khas Samarinda yang Wajib Dibeli, Amplang hingga Sarung Tenun Jadi Favorit
- Punya Rencana Liburan ke Maratua? Ini 9 Aktivitas Seru yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!
Jadwal Penghentian Aliran Air
Berikut jadwal pekerjaan yang telah diumumkan Perumda Tirta Kencana:
Hari/Tanggal: Selasa, 14 Juli 2026
Waktu Mulai: 08.00 WITA
Estimasi Pekerjaan: 1 x 12 jam
Kegiatan: Pengurasan Bak Sedimentasi IPA Loa Bakung
Selama proses pengurasan berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah pelanggan akan dihentikan sementara hingga pekerjaan selesai dan sistem kembali dinormalisasi.
Daftar Wilayah Terdampak
Adapun wilayah yang berpotensi mengalami penghentian aliran air bersih sementara meliputi:
Jalan Jakarta dan sekitarnya
Loa Buah
Jalan Padat Karya
Jalan Manunggal
Teluk Ambalung
Jalan Plamboyan
Jalan Ir Sutami
Perum Korpri
Sebagian Jalan Rapak Indah
Jalan Teuku Umar
Jalan M Said dan sekitarnya
Jalan Revolusi dan sekitarnya
Warga yang berada di kawasan tersebut disarankan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai untuk menghindari kendala dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Normalisasi Aliran Dilakukan Bertahap
Perumda Tirta Kencana menjelaskan bahwa setelah pekerjaan pengurasan selesai, distribusi air tidak langsung normal secara bersamaan di seluruh wilayah terdampak.
Proses pengisian jaringan dan penyesuaian tekanan membutuhkan waktu sehingga normalisasi aliran akan dilakukan secara bertahap.
Pelanggan yang berada di ujung jaringan distribusi atau kawasan dengan elevasi lebih tinggi kemungkinan akan menerima pasokan air lebih lambat dibandingkan wilayah lainnya.
Masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan Perumda Tirta Kencana apabila membutuhkan informasi lebih lanjut terkait gangguan distribusi air tersebut.
Dengan adanya pemeliharaan ini, diharapkan kualitas layanan dan kinerja instalasi pengolahan air tetap terjaga sehingga pasokan air bersih kepada pelanggan dapat berjalan lebih optimal ke depannya. (naa)




