Helmi menuturkan, setiap kali Budisatrio berkunjung ke Samarinda, dirinya bersama jajaran DPC Gerindra hampir selalu diminta membantu menyiapkan berbagai kegiatan.
Agenda yang disusun pun disesuaikan dengan isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat.
Karena itu, kunjungan Budisatrio tidak pernah hanya diisi pertemuan internal partai.
Sebaliknya, lebih banyak diisi dialog dengan masyarakat maupun kelompok-kelompok tertentu yang memiliki persoalan untuk disampaikan.
"Kalau ada pesan dari Pak Budisatrio mau bikin kegiatan, kami langsung siap," ujarnya.
Salah satu agenda yang pernah dipersiapkan ialah mempertemukan Budisatrio dengan kelompok buruh saat berada di Samarinda.
Selain itu, Budisatrio juga disebut cukup sering memberikan perhatian terhadap isu ketahanan pangan dan ketersediaan bahan pokok.
"Terakhir waktu Rakerda Gerindra Kaltim di Balikpapan, beliau mampir ke Samarinda dulu untuk kegiatan di BULOG Samarinda mengecek ketersediaan beras dan minyak goreng. Setelahnya, beliau menyempatkan bertemu dengan akademisi dan mahasiswa dalam menyerap aspirasi," kata Helmi.
Ia menilai pola kerja seperti itu menunjukkan bahwa kunjungan Budi ke Kalimantan Timur tidak hanya untuk menjalankan agenda politik, tetapi juga memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat didengar secara langsung.
Bagi Helmi, komunikasi yang terjalin antara kader di daerah dengan anggota DPR RI menjadi salah satu cara agar aspirasi masyarakat tidak berhenti di tingkat lokal, melainkan bisa diperjuangkan hingga ke tingkat nasional.
(raf)
- DPD Gerindra Kaltim Jawab Klaim Andi Harun Tak Pernah Diundang: 'Kan Rapat Pengurus'
- Golkar Kaltim Sambut Kembalinya Rita Widyasari, Rudy Mas'ud: 'Sampai Hari Ini Beliau Masih Kader Partai'
- Andi Harun Sebut Tak Ada Alasan untuk Pindah Partai
- Dua Fokus Andi Adi Wijaya di Kepemimpinan Baru PSI Kaltim, Punya Mesin Partai?
Tag




