Menurutnya, banjir dan hujan ekstrem di sentra cabai dan bawang merah membuat pasokan ke Samarinda terhenti.
“Sentra produksinya tergenang dan akses jalan tertutup. Barang makin sedikit yang masuk pasar, sementara permintaan tetap tinggi,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Ia menambahkan bahwa komoditas hortikultura adalah yang paling cepat merespons gangguan cuaca:
- Fertilitas tanaman turun
- Jadwal panen tertunda
- Biaya logistik meningkat
“Kenaikannya bisa hampir seratus persen jika pasokan tersendat. Ini pola berulang setiap cuaca ekstrem datang,” lanjutnya.
Baca juga:




