Simbol tersebut dinilai sebagai bentuk kritik terhadap sikap politik fraksi-fraksi yang hingga kini masih menjadi sorotan publik terkait kelanjutan hak angket.
Forum diskusi ini diperkirakan akan membahas sejauh mana komitmen DPRD Kaltim dalam menindaklanjuti tuntutan masyarakat, sekaligus menguji konsistensi para wakil rakyat dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah daerah.
Isu hak angket sendiri hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di Kalimantan Timur, terutama setelah muncul dinamika politik terkait jadwal pembahasan dan sikap sejumlah fraksi di DPRD Kaltim.
Siapa saja yang nantinya akan mengisi kursi kosong sebagaimana flyer yang dipublikasikan GMNI Samarinda itu? Jawabannya bisa disaksikan malam ini. (pra)
Baca juga:
- 'Saya Berani Sumpah' – Ketua PAN Kaltim Bantah Partainya “Masuk Angin” usai Ramai Isu Pembatalan Hak Angket
- Kapan Banmus DPRD Kaltim Digelar? Jadwal Paripurna Hak Angket Rudy Mas’ud Masih Tunggu Hasan Dkk
- Sudarno Sebut Gubernur Kaltim Tak Selevel Debat dengan Mahasiswa, BEM Unmul: Itu Terkesan Merendahkan
- Update! 14 Advokat Ancam Gugat ke PTUN, Surat Keberatan soal SK TAG Rudy Mas’ud Dua Pekan Tak Dijawab Pemprov Kaltim
Tag




