ARUSBAWAH.CO - Kehadiran Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo diharapkan dapat mengurangi jumlah pasien jantung asal Kalimantan Timur yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah hingga luar negeri.
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih cepat dan dekat dengan lokasi pasien.
Rumah sakit menilai pelayanan jantung yang kini semakin lengkap akan mempermudah masyarakat memperoleh penanganan tanpa harus bepergian jauh ke kota lain seperti Makassar maupun ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.
Plt Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, mengatakan keberadaan gedung baru tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan jantung di Kalimantan Timur.
Dengan layanan yang semakin terintegrasi, pasien diharapkan bisa mendapatkan pemeriksaan hingga tindakan medis dalam satu kawasan pelayanan.
Berbagai Tindakan Jantung Kini Bisa Dilakukan di RSUD Kanujoso
Saat ini berbagai tindakan penanganan jantung sudah dapat dilakukan di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo.
Layanan tersebut meliputi kateterisasi jantung, pemasangan ring jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI), angiografi koroner, pemasangan temporary pacemaker, hingga operasi jantung terbuka.
Rumah sakit juga telah menangani berbagai kasus kelainan jantung bawaan, gangguan irama jantung, hingga kasus kegawatdaruratan jantung dengan dukungan dokter spesialis dan peralatan medis modern.
Keberadaan layanan tersebut dinilai menjadi penguatan penting bagi pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur.
Sebab sebelumnya sebagian pasien masih harus menjalani rujukan keluar daerah untuk memperoleh tindakan medis tertentu yang belum tersedia secara lengkap.
Awang Faroek Tower Dipersiapkan Jadi Pusat Rujukan Regional
Selain melayani masyarakat Kalimantan Timur, Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower juga dipersiapkan menjadi pusat rujukan pelayanan jantung regional untuk wilayah Kalimantan.
Ke depan, RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo akan terus mengembangkan pelayanan jantung dari sisi sumber daya manusia, fasilitas, dan layanan medis.
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih luas dan optimal. (sobizz/naa)




