Arus Publik

Gedung Pandurata Belum Selesai, Anggaran Rp100 Miliar RSUD AWS Hijrah ke RSUD Kanujoso

Perbedaan Pagu Anggaran Alkes RSUD AWS dan RSUD Kanujoso

Jumat, 24 Oktober 2025 10:55

KOLASE - Kolase Plt Direktur RSUD AWS, Indah Puspitasari dengan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin/ Kolase Arusbawah.co

Jaya menyebut, anggaran pengadaan alkes yang semula dibagi dua untuk AWS dan Kanujoso akhirnya difokuskan ke rumah sakit di Balikpapan karena gedung barunya sudah siap digunakan.

“Tadinya uang segitu dibagi dua, dengan RSUD AWS. Tapi karena AWS belum selesai gedungnya, maka diarahkan ke yang sudah selesai, yaitu RSUD Kanujoso,” ujar Jaya.

Jaya menjelaskan, kebutuhan total untuk pengadaan alkes di Kanujoso sebenarnya mencapai Rp250 miliar dan akan direalisasikan bertahap pada 2025 dan 2026.

Tahun ini, porsi terbesar sebesar Rp193 miliar dari total dana Rp200 miliar yang awalnya disiapkan untuk dua rumah sakit, dialihkan sepenuhnya ke Kanujoso.

“Dari Rp200 miliar, sebenarnya Rp100 miliar untuk AWS dan Rp100 miliar untuk Kanujoso. Tapi AWS belum bisa karena gedungnya belum jadi, jadi hanya serap Rp3,5 miliar. Sisanya kita alihkan ke Kanujoso karena kebutuhan mereka besar,” jelas Jaya.

Anggaran Akan Dikembalikan ke RSUD AWS Tahun 2026

Namun, Jaya menegaskan bahwa pengalihan tersebut nantinya pada 2026 akan dikembalikan ke RSUD AWS untuk pengadaan alkes.

Jika Pandurata rampung pada 2025, dana Rp150 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk Kanujoso akan dialokasikan kembali ke AWS pada 2026.

“Kalau enggak dibutuhkan, kita enggak kasih. Tapi kalau butuh, kita alihkan. Tahun depan Rp150 miliar itu bisa ditarik kembali untuk AWS kalau gedungnya sudah siap,” tegasnya.

Pandurata Jadi Pusat Layanan Modern RSUD AWS

Diketahui, Gedung Pandurata di RSUD AWS sendiri dirancang sebagai bangunan sembilan lantai yang akan menjadi pusat layanan rawat inap modern dan representatif untuk masyarakat Kaltim.

Gedung itu kini disebut memasuki tahap akhir pembangunan.

Pekerjaan fisiknya telah menyerap investasi lebih dari Rp370 miliar sejak dimulai pada 2023.

Tag

MORE