Arus Publik

Firnadi Ikhsan Sebut Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Investasi Masa Depan Kaltim, Bidik Pengakuan UNESCO

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan/IST

ARUSBAWAH.CO -  Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (kaltim) Firnadi Ikhsan, menilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat bukan sekadar kawasan konservasi yang harus dijaga.

Lebih dari itu, kawasan yang membentang di Kabupaten Kutai Timur dan Berau tersebut disebut sebagai investasi ekonomi masa depan Kaltim yang berpotensi mendatangkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Firnadi menjelang pelaksanaan verifikasi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat oleh tim verifikator nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Menurut politikus Fraksi PKS itu, tahapan verifikasi tersebut menjadi momen penting bagi Kaltim untuk membuktikan bahwa kawasan Sangkulirang-Mangkalihat layak menyandang status Geopark Nasional.

Status tersebut nantinya diharapkan menjadi pintu masuk menuju pengakuan UNESCO Global Geopark di tingkat dunia.

"Kami menyambut baik kedatangan tim verifikator nasional dan berharap seluruh potensi serta komitmen yang telah dibangun selama ini dapat terlihat secara utuh. Sangkulirang-Mangkalihat bukan hanya aset Kutai Timur dan Berau, tetapi juga kebanggaan Kalimantan Timur dan Indonesia," kata Firnadi.

Firnadi Sebut Kaltim Butuh Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Sebagai anggota Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi sektor kehutanan, sumber daya alam, investasi, dan ekonomi daerah, Firnadi menilai keberadaan geopark harus dilihat dari sisi yang lebih luas.

Menurutnya, selama ini Kaltim masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif, terutama pertambangan dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Karena itu, daerah membutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tetap mampu menghasilkan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan.

"Geopark Sangkulirang-Mangkalihat adalah investasi ekonomi masa depan Kalimantan Timur. Kawasan ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan, ekonomi kreatif, UMKM, pendidikan, riset, hingga pengembangan jasa lingkungan yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat dan daerah," ujarnya.

Firnadi mengatakan, geopark dapat menjadi salah satu instrumen diversifikasi ekonomi di tengah tantangan ketergantungan daerah terhadap sektor ekstraktif.

Tag

MORE