Arus Publik

Empat Pejabat Pemprov Kaltim Emban Dua Jabatan, Ada Irhamsyah, Ririn Sari Dewi hingga Ahmad Muzakkir

Kolase empat pejabat Pemprov Kaltim yang saat ini masih menjalankan tugas dengan status pelaksana tugas (Plt) dan definitif di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. / Kolase Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) belum sepenuhnya rampung.

Di saat masih adanya 16 jabatan eselon II yang diisi pelaksana tugas (Plt), sedikitnya empat pejabat tercatat mengemban jabatan dengan memimpin dua organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus.

Data itu dihimpun redaksi Arusbawah.co, Rabu (22/7/2026).

Empat pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim saat ini memikul dua jabatan dalam waktu bersamaan.

Mereka menduduki jabatan definitif di satu organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus dipercaya Gubernur menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di OPD lain karena masih kosongnya sejumlah kursi pimpinan tinggi pratama.

Meski sembilan pejabat eselon II telah dilantik pada akhir Juni lalu, masih terdapat belasan jabatan strategis yang belum memiliki pejabat definitif.

Dari total 47 OPD di lingkungan Pemprov Kaltim, redaksi Arusbawah.co menemukan sedikitnya empat nama yang saat ini menjalankan dua jabatan sekaligus.

Data itu dihimpun melalui penelusuran satu per satu akun media sosial Instagram resmi milik seluruh OPD Pemprov Kaltim.

Penelusuran dilakukan untuk memastikan pejabat yang saat ini tercantum sebagai pimpinan pada masing-masing instansi.

Empat Pejabat Pemprov Kaltim yang Emban Dua Jabatan

Salah satunya ialah Irhamsyah.

Pada akun Instagram resmi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-PERA) Provinsi Kaltim, terdapat unggahan yang menyampaikan penunjukan Irhamsyah sebagai Pelaksana Tugas Kepala DPUPR-PERA.

"Selamat bertugas Irhamsyah sebagai PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kaltim," demikian isi salah satu unggahan pada akun Instagram resmi DPUPR-PERA Kaltim.

Sementara itu, pada akun Instagram resmi Biro Administrasi Pembangunan (Adbang), Irhamsyah masih tercantum sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan atau pejabat definitif.

Hal serupa juga terlihat pada Ririn Sari Dewi.

Ririn Sari Dewi baru saja dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim.

Namun di sisi lain, ia juga masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim).

Dengan begitu, Ririn Sari Dewi saat ini menjalankan dua tanggung jawab sekaligus pada dua perangkat daerah yang berbeda.

Hal yang sama juga terjadi pada Ahmad Muzakkir.

Ahmad Muzakkir merupakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur. Selain jabatan definitif tersebut, ia juga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun).

Nama berikutnya ialah dr. Mazniati.

Mazniati baru dilantik sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo.

Namun hingga kini, ia juga masih tercatat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Empat pejabat tersebut menjadi bagian dari belasan pejabat yang masih harus menjalankan roda pemerintahan di tengah belum selesainya pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kaltim.

Masih Ada 16 Jabatan Eselon II Diisi Plt

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud telah melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama pada Senin, 29 Juni 2026 lalu.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 800.1.3.3/2960/BKD/III tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan itu, Rudy Mas'ud menargetkan seluruh jabatan eselon II yang masih kosong dapat segera diisi pejabat definitif setelah proses sinkronisasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Meski demikian, hingga kini proses tersebut belum sepenuhnya selesai.

Data yang dihimpun redaksi Arusbawah.co menunjukkan masih terdapat sedikitnya 16 jabatan pimpinan tinggi pratama yang masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas.

Kondisi tersebut menunjukkan penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur masih terus berproses. Sejumlah OPD yang memiliki peran strategis dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, olahraga hingga pengelolaan pemerintahan masih belum memiliki pimpinan definitif.

Sembilan Pejabat yang Telah Dilantik Gubernur Rudy Mas'ud

1. Puguh Harjanto sebagai Staf Ahli Bidang III.
2. Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah.
3. Muhammad Faisal sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
4. Ririn Sari Dewi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatasi.
5. Arief Murdiyanto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
6. Siti Sugiyanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa.
7. Syarifah Alawiyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
8. Ahmad Jais sebagai Direktur RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo.
9. Masniati sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo.

Daftar 16 Jabatan Eselon II yang Masih Diisi Plt

Berikut jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas:

1. Plt Asisten III (Administrasi Umum) Sekretariat Daerah.
2. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
3. Plt Kepala Dinas Perkebunan.
4. Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
5. Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
6. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
7. Plt Kepala Dinas Kehutanan.
8. Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
9. Plt Kepala Biro Umum.
10. Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
11. Plt Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
12. Plt Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
13. Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim).
14. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-PERA).
15. Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
16. Plt Kepala Biro Organisasi.

(wan)

 

Tag

MORE