ARUSBAWAH.CO - Dari 82 nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur tahun 2025, hanya 72 orang yang hadir mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar mulai 14 Juli 2025 di Hotel Midtown Samarinda.
Dari total 82 peserta yang lolos administrasi, sebanyak 10 orang tidak mengikuti UKK pada hari pertama.
Salah satu nama yang disebut tidak hadir adalah I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau dikenal Ari Askhara, mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Ari Askhara Lolos Administrasi tapi Absen di Hari Pertama UKK
Ari Askhara masuk dalam 82 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi calon Direksi BUMD Kaltim berdasarkan surat Nomor 500/978/EKO-II yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Muhammad Aswadi, pada 10 Juli 2025.
Informasi ketidakhadiran Ari Askhara di lokasi UKK diperoleh wartawan Arusbawah.co dari salah satu peserta seleksi yang melamar posisi Direktur Keuangan di PT MMPKT.
Peserta itu menyebut bahwa Ari Askhara tidak terlihat dalam proses UKK hari pertama.
Perlu diketahui bahwa Kehadiran peserta calon direksi BUMD dalam UKK merupakan syarat mutlak dalam proses penilaian.
Hal itu ditegaskan oleh anggota Panitia Seleksi (Pansel), John Fresly, saat diwawancarai langsung oleh wartawan Arusbawah.co di lokasi ujian.
“Yang tidak hadir, ya otomatis gugur. Itu bentuk transparansi yang kami jaga. Bahkan kalau dia hadir besok, tetap tidak bisa ikut lagi,” tegas John.
Tag



