Sementara di Balikpapan dan Samarinda, tingginya mobilitas penduduk, urbanisasi, serta harga properti yang relatif mahal membuat banyak warga memilih tinggal di rumah kontrak, sewa, atau hunian non-permanen.
Baca juga:
Samarinda dan Balikpapan Masuk Daftar Teratas Rumah Sewa
Data BPS juga menunjukkan bahwa dua kota ini termasuk wilayah dengan persentase rumah kontrak atau sewa tertinggi di Kaltim.
- Kota Samarinda: 15,62 persen rumah tangga tinggal di rumah kontrak/sewa
- Kota Balikpapan: 13,41 persen
Selain itu, kategori status penguasaan lainnya—seperti rumah dinas atau menumpang—di Balikpapan bahkan mencapai 19,48 persen, tertinggi di Kalimantan Timur.
Cermin Masalah Akses Hunian Perkotaan
Kondisi ini memperlihatkan bahwa kemajuan ekonomi kota tidak selalu sejalan dengan kemudahan akses kepemilikan rumah.
Tag



