ARUSBAWAH.CO - DPRD Kota Samarinda berencana memperkuat sinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Samarinda sebagai upaya mengantisipasi sekaligus menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan isu keagamaan di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi jalur penyelesaian berbagai persoalan secara lebih cepat dan terkoordinasi.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan FKUB memiliki posisi penting karena menjadi wadah yang menghimpun berbagai unsur agama.
Keberadaan forum tersebut dinilai mampu membantu pemerintah dan DPRD dalam menjaga kerukunan sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan yang berkaitan dengan kehidupan beragama.
“Mereka menyampaikan bahwa mereka siap jika kami DPRD meminta bantuan kalau ada permasalahan menyangkut masalah agama, budaya, perizinan, rumah ibadah dan lainnya,” kata Helmi.
Menurut Helmi, DPRD akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program FKUB, baik melalui fungsi penganggaran maupun pengawasan.
Dukungan itu ditujukan agar berbagai kegiatan yang dijalankan FKUB dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menegaskan lembaganya juga akan memberikan perhatian lebih besar terhadap program yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat, terutama di bidang keagamaan dan kebudayaan.
“Kami akan memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat,” ujar dia.
Helmi menjelaskan, berbagai persoalan yang berkaitan dengan urusan keagamaan maupun kebudayaan cukup sering disampaikan masyarakat kepada DPRD melalui penyampaian aspirasi.
Kondisi tersebut menjadi alasan perlunya membangun kerja sama yang lebih erat dengan FKUB agar setiap persoalan dapat ditangani melalui pendekatan yang tepat.
Menurutnya, pelibatan FKUB akan memperkuat upaya penyelesaian masalah karena forum tersebut memiliki peran sebagai penghubung antarpemuka agama sekaligus memahami dinamika yang berkembang di masyarakat.
“Karena kami sering sekali menerima aspirasi dan keluhan masyarakat. Ke depan jika ada keluhan terkait permasalahan keagamaannya, mungkin kita bisa melibatkan FKUB,” pungkas Helmi Abdullah. (adv/naa)




