ARUSBAWAH.CO - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, kembali menyoroti persoalan banjir di Kota Samarinda yang hingga kini belum menemukan solusi tuntas.
Ia menilai bahwa meskipun pemerintah telah melakukan sejumlah perbaikan drainase, penanganan banjir masih memerlukan perhatian lebih serius, termasuk penambahan alokasi anggaran khusus.
Husni menjelaskan bahwa pembangunan dan perbaikan drainase membutuhkan proses yang cukup panjang.
Karena itu, tambahan anggaran menjadi langkah strategis agar penanganan banjir dapat dilakukan lebih komprehensif dan mencakup seluruh area yang selama ini masih luput dari intervensi.
“Masalah banjir sampai sekarang belum selesai sepenuhnya, dan masih ada beberapa titik yang belum mendapatkan alokasi anggaran,” ujarnya pada Minggu (30/11/2025) malam.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun dana penanganan banjir sudah besar, peningkatan anggaran tetap diperlukan agar dampaknya benar-benar terasa, terutama di kawasan yang sering dilanda banjir.
Tag



