Arus Publik

Pilrek Unmul 2026 - 2030

Dokumen Analisa via Claude.AI, Rekam Jejak 5 Calon Rektor Unmul Dibedah, Siapa Unggul?

Rabu, 20 Mei 2026 20:40

KOLASE - Rudianto Amirta Buat Dokumen Analisa Lima Calon Rektor Unmul 2026–2030

ARUSBAWAH.CO -  Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 saat ini sudah masuk pada proses pengumuman hasil seleksi administrasi. 

Dari informasi yang dihimpun Arusbawah.co, setidaknya ada lima nama yang mencuat dalam proses kontestasi Pilrek Unmul 2026 - 2030 ini. 

Kelimanya adalah Abdunnur, Rudianto Amirta, Mukhamad Nurhadi, Soerja Koesnarpadi, dan Fahrul Agus. 

Redaksi sudah konfirmasi kepada Ketua Panitia Penjaringan, Penyaringan, dan Pemilihan Rektor Unmul 2026-2030, Mustofa Agung Sardjono, terkait lima nama bakal calon rektor tesebut.

Namun, ia menegaskan identitas bakal calon belum bisa diumumkan, hingga nantinya Senat Unmul mengumumkan resmi nama-nama Balon Rektor Unmul 2026-2030 pada tanggal 25/26 Mei 2026. 

Adapun kelima nama lengkap dengan jabatan yang Arusbawah.co tanyakan kepada pihak panitia adalah sebagai berikut: 

1. Prof. Dr. Abdunnur, M.Si., IPU, ASEAN Eng, Rektor 2022-2026, dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unmul.

2. Prof. Dr. Mukhamad Nurhadi, M.Si, Wakil Dekan II, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul.

3. Prof. Dr. Soerja Koesnarpadi, S.Si., M.Si, Wakil Dekan II, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unmul.

4. Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P, eks Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) Unmul 2020-2024.

5. Prof. Dr. Fahrul Agus, S.Si., M.T, Guru Besar Sistem Informasi Lingkungan-Kehutanan, Fakultas Teknik Unmul.

Lantas, bagaimana rekam jejak kelimanya? 

Rekam Jejak 5 Bakal Calon Rektor Unmul 

Salah satu bakal calon rektor, Rudianto Amirta, dalam perjumpaannya dengan redaksi beberapa hari lalu, turut memberikan pandangan analisa AI atas sosok-sosok calon rektor Unmul tersebut. 

Ia bilang, teknologi AI saat ini sudah bisa memberikan akses ke semua orang untuk bisa mengetahui jejak akademik hingga manajerial dari para bakal calon rektor. 

Hal ini pula yang ia lakukan, dimana Rudianto Amirta juga akui, dirinya menggunakan analisa Claude.AI untuk bisa mencari penilaian berdasarkan  pendidikan, rekam penelitian internasional, skor SINTA, Scopus h-index, pengalaman manajerial, jejaring internasional, hingga capaian transformasi kelembagaan.

Hasil analisa itu turut ia perbincangakan dengan Arusbawah.co. 

Dari analisa AI itu, meskipun di beberapa faktor menempatkan keunggulan dirinya dibandingkan nama-nama lain, Rudianto Amirta sampaikan bahwa data-data tersebut adalah benar, dikarenakan seluruh jejak akademisi saat ini sudah bisa diakses dengan mudah. 

"Bukan berarti saya mempromosikan diri saya, tetapi ini adalah hasil analisa dari AI. Semua orang bisa melakukannya, tinggal masukkan prompt ke Claude.AI atau yang lain, dan akan keluar hasilnya," jelas Rudianto Amirta

Berdasarkan penelusuran AI itu, skor tertinggi ada pada Rudianto Amirta, yakni 9,15 dari 10 poin. 

Angka itu jauh di atas petahana Abdunnur yang diberi nilai oleh AI sejumlah 7,50. 

Sementara Mukhamad Nurhadi memperoleh 5,48, Fahrul Agus 5,30, dan Soerja Koesnarpadi 5,25.

Di penelusuran itu, untuk rekam akademik Rudianto Amirta, yakni ada pada UNMUL untuk S-1 dan S-2, kemudian S-3 dan post-doc di Kyoto University. 

Sementara untuk capaian Scopus h-index, Rudianto unggul dibandingkan empat nama lain, dengan h-index 12.

Sementara Abdunnur dan Soerja Koesnarpadi hanya memiliki h-index 5. 

Fahrul Agus 6, sedangkan Nurhadi 8.

Nama lain di luar Amirta yang juga unggul berdasarkan penelusuran AI itu, adalah Abdunnur, rektor Unmul menjabat periode sekarang. 

Abdunnur dinilai memiliki pengalaman birokrasi paling panjang karena pernah menjabat kaprodi, wakil dekan, dekan, wakil rektor hingga rektor.

Sementara Mukhamad Nurhadi diakui memiliki SINTA Score tertinggi mencapai 2.166.

Hal unggul lain juga ada pada Soerja Koesnarpadi yang dinilai AI, kuat di bidang riset kimia lingkungan.

Sedangkan Fahrul Agus disebut membawa dimensi baru di bidang teknologi informasi dan GIS yang relevan dengan pembangunan IKN Nusantara.

Jadwal Lengkap Pilrek Unmul 2026

Penjaringan Bakal Calon Rektor Unmul

1. Pengumuman penjaringan bakal calon berlangsung pada 4–10 Mei 2026.

2. Pendaftaran dan pengembalian formulir calon dibuka 5-12 Mei 2026.

3. Panitian melakukan seleksi administrasi pada 13–19 Mei 2026.

4. Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 20 Mei 2026.

5. Bakal calon Rektor yang dinyatakan belum lengkap masih diberi kesempatan melakukan perbaikan lewat masa sanggah administrasi pada 21–22 Mei 2026.

6. Finalisasi hasil administrasi bakal calon pada 22-24 Mei 2026.

7. Panitia menyerahkan nama-nama bakal calon ke Senat pada 25 Mei 2026.

8. Senat menggelar rapat pleno penetapan bakal calon rektor pada 26 Mei 2026.

Masuk Penyaringan Calon Rektor Unmul

9. Pengumuman dan publikasi nama-nama calon hasil penjaringan 1-9 Juni 2026.

10. Sosialisasi profil dan rekam jejak calon 1-9 Juni 2026.

11. Para kandidat akan memaparkan visi dan misi dalam rapat senat terbuka pada 10 Juni 2026.

12. Senat gelar rapat tertutup dan memilih tiga nama bakal calon rektor pada 10 Juni 2026.

13. Senat menetapkan tiga nama calon rektor pada 11 Juni 2026.

14. Tiga nama itu dikirim ke kementerian pendidikan tinggi pada 12–17 Juni 2026.

Pemilihan Rektor Unmul 2026-2030

15. Panitia Berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi mulai 17-30 Juni 2026.

16. Pemungutan suara rektor dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juli 2026.

17. Penetapan rektor terpilih pada 22 Juli 2026.

(wan/pra)

Berita ini mengalami revisi pada Sabtu (23/05/2026) pukul 21.39. Revisi dilakukan dikarenakan tujuan awal dari dibuatnya analisa AI untuk rekam jejak bakal calon rektor Unmul adalah untuk bisa memberikan gambaran kepada publik secara adil dan transparan.  

Tag

MORE