Arus Publik

Tuntutan Hak Angket

Disabilitas Kaltim Turun ke Jalan di Aksi 215: “Kemana 5.500 Nama Kami?” Kritik BST Dipangkas

Penyandang Disabilitas Ikut Turun dalam Demonstrasi

Kamis, 21 Mei 2026 23:19

ORASI - Perwakilan Penyandang Disabilitas, Muhammad Ilham memberikan orasi tuntutan terhadap pemerintah provinsi Kaltim/Arusbawah.co

 

Massa Kritik Efisiensi Anggaran dan Dugaan Penggunaan APBD

Muhammad Ilham juga mengkritik alasan efisiensi anggaran yang kerap disampaikan pemerintah provinsi.

Menurutnya, narasi penghematan itu terasa janggal ketika di saat bersamaan muncul berbagai pos pengeluaran APBD yang dianggap lebih mengarah pada kebutuhan pribadi pejabat.

Massa aksi sendiri menyoroti dugaan penggunaan anggaran daerah untuk kebutuhan pribadi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud.

Mulai dari isu biaya cuci pakaian hingga anggaran tim ahli yang dinilai tidak jelas kontribusinya ikut menjadi sorotan dalam demonstrasi tersebut.

“Di mana hati nuranimu, wahai Bapak Gubernur?,” ujar Ilham lantang.

Kritik Kursi Pijat Rp125 Juta untuk Gubernur

Tak berhenti di situ, Muhammad Ilham juga menyinggung pernyataan gubernur yang sebelumnya mengaku kelelahan karena menempuh perjalanan ribuan kilometer dalam aktivitas kedinasan.

Ia mempertanyakan alasan itu karena menurutnya pejabat publik umumnya sudah difasilitasi sopir pribadi.

Kritik juga muncul saat Ilham menyinggung pengadaan kursi pijat senilai Rp125 juta yang disebut disiapkan untuk gubernur.

Menurutnya, kebijakan itu menunjukkan pemerintah tidak memiliki keberpihakan terhadap penyandang disabilitas netra yang selama ini menggantungkan hidup dari profesi tukang pijat.

“Pertanyaan saya, kenapa Bapak harus kursi pijet? Bukankah Bapak bisa memberdayakan teman-teman disabilitas dunia netra atau yang buta? Mereka untuk menghidupi dan mencukupi keluarganya itu hanya dengan pijet, Pak. Kenapa Bapak tidak memberdayakan mereka? Di mana hati nurani seorang gubernur?,” tegasnya.

Pernyataan tersebut kembali memancing tepuk tangan dan sorakan peserta aksi.

Tag

MORE