Arus Publik

Sobizz Goes Public

Dinkes Kaltim Gandeng Kejati Amankan Pengadaan Alkes Gedung Jantung RSKD Balikpapan

Sabtu, 20 Desember 2025 20:42

Momen penandatanganan Pakta Integritas oleh pihak RSKD Balikpapan, Dinkes Kaltim, dan vendor pengadaan alkes yang disaksikan oleh jajaran Kejati Kaltim/HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CODinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur bersama Kejaksaan Tinggi Kaltim resmi mengamankan proses pengadaan alat kesehatan untuk Gedung Pelayanan Jantung Terpadu RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Entry Meeting dan Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis

Pengamanan itu dimulai lewat Rapat Pendahuluan atau Entry Meeting dan penandatanganan Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah pad, Rabu, (17/12/2025), di Aula Lantai 8 Kejati Kaltim.

Kegiatan itu menyusul disetujuinya permohonan Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah atas pengadaan alat kesehatan jantung yang dibiayai APBD Perubahan Kaltim 2025 dan dikelola Dinas Kesehatan Kaltim.

Dasar hukumnya tertuang dalam Surat Perintah Pengamanan Pembangunan Strategis Kepala Kejati Kaltim Nomor SP.PPS-125/0.4/Dpp.4/12/2025 tertanggal 16 Desember 2025.

Rapat dan penandatanganan pakta integritas dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim Nur Asiah, didampingi Asisten Intelijen Abdul Muis Ali, koordinator, serta para kepala seksi Bidang Intelijen Kejati Kaltim.

Pakta integritas ditandatangani Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim serta pihak Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan bersama seluruh penyedia atau vendor pengadaan alat kesehatan sebagai komitmen menjalankan pekerjaan secara jujur dan sesuai aturan.

Progres Pengadaan Alkes Gedung Jantung RSKD Balikpapan

Plt Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Ahmad Jais, mengatakan rencana operasional Gedung Pelayanan Jantung Terpadu saat ini terus dimatangkan.

Ia menjelaskan, pemenuhan alat kesehatan pendukung layanan jantung sedang berproses melalui anggaran APBD Perubahan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 yang dialokasikan pada DPA Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

“Seluruh kebutuhan alat kesehatan untuk layanan jantung sedang kami proses sesuai perencanaan yang sudah ditetapkan,” kata Ahmad Jais.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Timur atas dukungan penuh yang diberikan, mulai dari pembangunan gedung hingga pemenuhan kebutuhan alat kesehatan.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan jantung RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebagai rumah sakit rujukan utama regional di Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya.

Ahmad Jais juga mengapresiasi pendampingan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur bersama tim Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang dilakukan sejak awal proses pengadaan hingga tahap penerimaan alat kesehatan.

“Pendampingan ini sangat penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

64 Paket Pekerjaan, 84 Persen Alkes Sudah Tiba

Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSKD, Rosjidah Rahmawati, menyebut kegiatan ini melibatkan seluruh vendor pengadaan alat kesehatan untuk gedung jantung.

“Semua vendor diundang dan bertanda tangan pakta integritas, disaksikan langsung Wakil Kepala Kejati Kaltim,” ujarnya.

Rosjidah menjelaskan saat ini terdapat 64 paket pekerjaan pengadaan alat kesehatan dengan progres kedatangan mencapai 84 persen atau hampir 90 persen.

“Masih ada pekerjaan yang selesai di tanggal 24 sampai 28 Desember 2025, makanya kita lakukan penandatanganan pakta integritas,” katanya.

Ia menargetkan seluruh alat kesehatan masuk paling lambat 28 Desember 2025 sebelum dilanjutkan pengisian meubel dan pembersihan gedung.

Target Operasional Bertahap Awal Tahun

Ia mengatakan, total terdapat sekitar 600 item unit alat kesehatan yang tersebar di Gedung Jantung dan unit layanan lain di RSKD Balikpapan.

Melalui pengamanan ini, Kejati Kaltim menjalankan fungsi intelijen untuk meminimalisir potensi gangguan agar pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai ketentuan hukum.

“Operasional kemungkinan bertahap mulai Januari sampai Maret. Lantai satu dulu seperti IGD dan poliklinik, belum grand opening semuanya,” tutup Rosjidah.

(sobizz/wan)

 

Tag

MORE