Arus Publik

Samarinda Terkini

Dilantik Jadi Sekda Samarinda, Neneng Chamelia: Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un

Jumat, 3 April 2026 13:23

Sekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, saat ditemui awak media usai pelantikan/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Pucuk pimpinan birokrasi Pemerintah Kota Samarinda resmi berganti.

Neneng Chamelia Shanti dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda menggantikan Hero Mardanus yang memasuki masa purnatugas.

Pelantikan Neneng berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Jalan Ruhui Rahayu, pada Kamis (2/4/2026).

Mengawali amanah barunya, Neneng Chamelia Shanti mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un."

"Semua dari Allah, nanti akan kembali ke sana," ujarnya saat ditemui usai pelantikan.

Neneng mengatakan, dirinya telah menyiapkan strategi awal sebagai Sekda dan telah mempresentasikannya kepada Wali Kota Samarinda.

Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam menghadapi kondisi fiskal daerah yang sedang terbatas.

“Saya punya metode komunikasi, kemudian kolaborasi. Nanti seluruh OPD kita satukan untuk menghadapi keadaan yang seperti disampaikan Pak Wali, kondisi fiskal yang kurang. Kita hadapi bersama-sama, insyaallah bisa,” katanya.

Neneng dilantik sebagai Sekda di tengah kondisi anggaran Kota Samarinda yang dinilai kurang sehat.

Pemotongan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat membuat Pemerintah Kota Samarinda turut melakukan efisiensi anggaran. 

Kondisi fiskal tersebut dinilai cukup menantang, sehingga efisiensi menjadi fokus penting agar pelaksanaan proyek dan kegiatan pemerintah tetap berjalan optimal.

“Kita bersama-sama keluar dari kondisi yang bisa dikatakan krisis karena efisiensi dan kondisi fiskal yang kurang menguntungkan bagi pelaksanaan proyek-proyek di Kota Samarinda,” jelasnya.

Selain itu, Neneng menyebut terdapat sejumlah pesan dan pekerjaan yang dititipkan oleh Sekda sebelumnya, Hero Mardanus, yang masih perlu dituntaskan.

Ia memastikan program-program tersebut akan dilanjutkan agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kayaknya ada beberapa yang belum tuntas. Itu insyaallah kita tuntaskan agar berfungsi baik untuk masyarakat Kota Samarinda,” tuturnya.

Terkait proses pengangkatannya, perempuan kelahiran Samarinda, 5 November 1975 ini mengatakan seleksi Sekda dilakukan melalui sistem merit.

Tag

MORE