- APBN dijinakkan, negara dipersempit perannya, defisit ditakuti seperti penyakit.
Pendekatan Purbaya:
- APBN dipersenjatai kembali, negara berani bertindak, defisit diperlakukan sebagai alat strategis.
Di sini, pertumbuhan ekonomi dan dampaknya ke masyarakat tidak lagi menjadi efek samping, melainkan tujuan utama kebijakan fiskal.
Negara yang Berani Mengambil Risiko untuk Rakyat
Indonesia tidak kekurangan teknokrat yang pandai menekan defisit.
Yang lama kita kekurangan adalah keberanian politik untuk menggunakan fiskal demi kepentingan nasional. Dalam konteks itu, sikap Purbaya patut dibaca sebagai langkah keluar dari jebakan fiskalisme pasif yang terlalu lama kita pelihara.
Defisit bukan musuh. Musuh sesungguhnya adalah negara yang takut menggunakan kekuasaannya sendiri.
Jika APBN digunakan untuk menjaga ekonomi tetap hidup, maka defisit bukan persoalan.
Ia justru tanda bahwa negara masih bekerja dan tidak menyerah pada dogma lama. (***)
Ditulis oleh Bin-Bin F dari Nalar Bangsa Institute
Tulisan merupakan opini pribadi penulis dan tak mencerminkan pandangan redaksi
Tag



