ARUSBAWAH.CO - Dedi Alkutimi kembali dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Kutai Timur untuk periode 2025–2028.
Kepercayaan ini diberikan secara aklamasi dalam musyawarah SMSI Kutim, setelah Dedi mengantongi lebih dari 30 rekomendasi dari perusahaan media siber anggota yang memiliki hak suara.
Terpilihnya Dedi untuk periode kedua mencerminkan solidnya dukungan internal organisasi terhadap kepemimpinan dan rekam jejaknya selama masa jabatan sebelumnya.
Di bawah kepemimpinannya, SMSI Kutai Timur dinilai berhasil menjaga kohesi organisasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendorong peningkatan profesionalisme media siber lokal.
Peran SMSI Kutim dalam Penguatan Pers Lokal
Selama periode sebelumnya, peran SMSI Kutai Timur semakin terasa sebagai wadah konsolidasi perusahaan pers siber.
Organisasi ini aktif mendorong fungsi pers sebagai pilar demokrasi, sekaligus menjalankan peran kontrol sosial di tingkat daerah.
Sejumlah agenda pembinaan dinilai berjalan lebih terarah, mulai dari penguatan etika jurnalistik, peningkatan kualitas sumber daya media, hingga advokasi kepentingan pers lokal di tengah tantangan industri media yang terus berubah.
Komitmen Dedi Alkutimi di Periode Kedua
Usai musyawarah, Dedi Alkutimi menyampaikan apresiasi atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis SMSI Kutim yang berorientasi pada peningkatan kualitas jurnalistik serta kepatuhan terhadap kode etik pers dan regulasi yang berlaku.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Ke depan, kami akan terus mendorong media siber anggota SMSI Kutai Timur agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu bersaing secara sehat di tengah dinamika industri media yang terus berkembang,” ujar Dedi.
Buka Pendaftaran Anggota Baru hingga 2026
Sebagai bagian dari penguatan organisasi, Dedi juga mengumumkan bahwa SMSI Kutai Timur membuka pendaftaran keanggotaan baru mulai Januari hingga Juni 2026.
Kesempatan ini terbuka bagi perusahaan media siber di Kutai Timur yang memenuhi persyaratan dan berkomitmen menjalankan praktik jurnalistik profesional.
“Silakan mendaftarkan diri menjadi anggota SMSI Kutim. Kami terbuka bagi media siber yang ingin tumbuh bersama dalam wadah yang menjunjung tinggi etika dan profesionalisme,” katanya.
Jaga Independensi, Bangun Sinergi Sehat
Lebih lanjut, Dedi mengajak seluruh perusahaan media di Kutai Timur untuk terus menjaga integritas, independensi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap media hanya dapat dipertahankan melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara media siber, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, tanpa mengorbankan sikap kritis pers.
“Media harus mampu menjadi mitra strategis pembangunan, sekaligus tetap kritis dan independen demi menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan mencerdaskan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan, SMSI Kutai Timur diharapkan semakin berperan aktif dalam memperkuat ekosistem pers lokal yang profesional, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (red)




