Arus Publik

Dari Keluhan Saat Reses ke Kolam Budidaya, Bantuan untuk Pokdakan Bengkuring Akhirnya Tiba

TEBARKAN BIBIT IKAN - Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah saat menyebar bibit ikan/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Siang itu, Kamis (11/6/2026), suasana di kawasan budidaya ikan Kampung Bengkuring Karya, Jalan Durian RT 54, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, tampak lebih ramai dari biasanya.

Belasan anggota kelompok pembudidaya ikan atau Pokdakan berkumpul di lokasi.

Bukan untuk panen, melainkan menyambut bantuan yang mereka harapkan sejak lama: pakan dan bibit ikan untuk menjaga roda budidaya tetap berjalan.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, hadir langsung menyalurkan bantuan aspirasi berupa 7,5 ton pakan ikan dan 68.000 ekor bibit ikan nila kepada Pokdakan Kampung Bengkuring Karya.

Bantuan tersebut disebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diserap saat kegiatan reses di daerah pemilihan yang mencakup Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamatan Sungai Pinang.

Bagi kelompok pembudidaya, bantuan semacam ini bukan sekadar tambahan sarana produksi.

Di tengah tantangan biaya pakan yang terus menjadi beban utama budidaya, dukungan tersebut dinilai memberi ruang agar usaha tetap bertahan dan berkembang.

Dengan tambahan 68 ribu bibit nila dan dukungan 7,5 ton pakan, kelompok budidaya berharap siklus produksi bisa terus berjalan.

Dalam pola budidaya umum, ikan nila membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan hingga mencapai ukuran konsumsi, tergantung ukuran bibit dan kondisi pemeliharaan.

Artinya, hasil dari bantuan tersebut berpotensi mulai dipanen pada semester kedua tahun ini dan menjadi sumber pendapatan baru bagi anggota kelompok.

Berangkat dari Aspirasi Saat Reses

Helmi Abdullah salurkan 7,5 ton pakan dan 68 ribu bibit nila untuk bantu Pokdakan Bengkuring/ HO to Arusbawah.co

 

Dalam kegiatan penyaluran itu, turut hadir Kepala Dinas Perikanan Kota Samarinda, Achmad Fauzi Irawan, serta 11 anggota Pokdakan Kampung Bengkuring Karya.

Perwakilan kelompok, Tri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima. Menurutnya, kebutuhan pakan dan bibit menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan budidaya.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu proses produksi dalam jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya untuk memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Menjaga Budidaya Tetap Hidup dari Tingkat Kampung

Di Samarinda, sektor perikanan budidaya menjadi salah satu aktivitas ekonomi yang berkembang di tingkat lingkungan dan permukiman. Namun, biaya operasional yang tidak kecil sering menjadi tantangan bagi kelompok pembudidaya.

Karena itu, penyaluran bantuan berbasis aspirasi dinilai menjadi salah satu cara agar kebutuhan yang disampaikan warga bisa diterjemahkan menjadi program yang langsung menyentuh lapangan.

Di Kampung Bengkuring Karya, harapannya sederhana: bibit tumbuh sehat, pakan cukup, dan kolam-kolam yang selama ini dijaga tetap memberi hasil bagi masyarakat.

Helmi Abdullah mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan hasil reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar kembali ke warga dalam bentuk program nyata.

“Reses bukan hanya mendengar, tetapi bagaimana aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti. Hari ini yang disampaikan warga terkait kebutuhan budidaya kita coba jawab melalui bantuan ini. Harapannya kelompok bisa terus berkembang, produksi meningkat, dan manfaat ekonominya dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Helmi. (red)

 

Tag

MORE