Arus Publik

Dari Aceh ke Papua: 351 Penari Siapkan Hikayat Nusantara di Sabang Merauke Broadway 2025

Persiapan Pentas Spektakuler "Hikayat Nusantara"

Selasa, 29 Juli 2025 11:32

OPENING BUTO - Sebanyak 351 penari Pagelaran Sabang Merauke: The Indonesian Broadway 2025 menjalani latihan intensif hingga sembilan jam sehari untuk mempersiapkan pertunjukan utama di Indonesia Arena, Jakarta pada 23-24 Agustus 2025/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Sebanyak 351 penari Pagelaran Sabang Merauke: The Indonesian Broadway 2025 menjalani latihan intensif hingga sembilan jam sehari untuk mempersiapkan pertunjukan utama di Indonesia Arena, Jakarta pada 23-24 Agustus 2025.

Sebagai bagian dari proses tersebut, 167 penari tampil dalam sesi "Public Preview: All Sumatera" yang digelar di Graha Wana Bakti Yasa, Yogyakarta, pada 25 Juli 2025.

Masyarakat Saksikan Langsung Preview: Energi dan Semangat Para Penari

Public preview ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekompakan tim kreatif dan penari sekaligus memperkenalkan proses kreatif di balik pentas.

Ribuan masyarakat Yogyakarta turut hadir dan menyaksikan segmen yang menampilkan energi penuh semangat dan koreografi yang detail.

Silvi Liswanda, Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO iForte sekaligus Executive Producer PSM, mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras para penari.

"167 penari menampilkan segmen All Sumatera sebagai cuplikan kemegahan Pagelaran Sabang Merauke. Kami masih menyiapkan banyak kejutan hingga hari H," ungkap Silvi dalam keterangannya diterima Arusbawah.co

Koreografi, Karakter, dan Cerita: Hikayat Nusantara Dimulai

Sutradara Rusmedie Agus menyatakan bahwa preview ini baru mencakup 30% dari keseluruhan cerita "Hikayat Nusantara".

Dalam segmen All Sumatera, kisah Malin Kundang yang dihidupkan kembali oleh Kanastren menjadi titik sentral cerita.

Karakter Yuyu Kangkang dan pasukan Buto menjadi simbol bahaya laten dalam narasi teaterikal ini.

 

Ragam Tarian dan Musik dari Aceh hingga Lampung

Rangkaian karnaval tarian dibuka dari Aceh (Ratoh Jaroe, Seudati, Rapa'i Geleng), berlanjut ke Sumatera Utara (Tor-Tor, Butet), Jambi (Tari Cawan, Injit-Injit Semut), Riau (Zapin, Pak Pung Pak Mustafa), Sumatera Selatan (Gending Sriwijaya), Lampung (Pang Lipang Dang), hingga Sumatera Barat (Kambanglah Bungo).

Semua dikombinasikan dengan tarian modern seperti jazz latin, balet, dan hip hop.

Komposer Elwin Hendrijanto, selaku music director, mengaransemen musik yang dikolaborasikan dengan musisi tradisional Nusantara di bawah arahan Kidung Basuki.

LATIHAN - Public preview ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekompakan tim kreatif dan penari sekaligus memperkenalkan proses kreatif di balik pentas/ HO to Arusbawah.co

 

Riset, Otentisitas, dan Inovasi dalam Koreografi

Lead Koreografer Sandhidea Cahyo Nurpati menjelaskan bahwa 35 koreografi telah disiapkan dari total hampir 100 koreografi yang sedang dikembangkan.

Proses riset dilakukan langsung ke daerah-daerah asal tari demi menjaga otentisitas gerak.

"Tantangan kami adalah menyatukan gerak tari Melayu dengan unsur kontemporer yang dibawakan oleh penari dari berbagai latar belakang," jelas Sandhidea.

Testimoni Penari: Dari Papua hingga Aceh, Jadi Keluarga

Penari asal Papua, Aljufikar Rahawarin menyebut proses latihan sebagai kawah candradimuka. "Kami ditempa untuk lebih mencintai seni budaya Nusantara."

Nindi Syafura dari Aceh menambahkan, "Kami semua berasal dari latar belakang berbeda, tapi proses ini membuat kami jadi satu keluarga."

Kostum Spektakuler dan Kolaborasi Fashion

Visual panggung diperkaya oleh kolaborasi bersama Jember Fashion Carnival dan Pesona Gondanglegi.

Kostum ikonik seperti Gajah Putih dan Harimau Sumatera tampil pada segmen All Sumatera, ditambah kehadiran Barongsai Kong Hahong juara dunia.

19 desainer nasional turut andil, termasuk Priyo Oktaviano, Era Soekamto, Wilsen William, Adechan, dan Temma Prasetyo.

Bintang Tampil dan Harapan untuk Generasi Muda

Indra Bekti sebagai Bagong, Risang Januar Wendo sebagai Petruk, Sruti Respati sebagai Kanastren, dan Zee JKT48 sebagai perwakilan generasi muda turut memeriahkan latihan dan pementasan.

Ferdinandus Aming Santoso, CEO iForte dan Protelindo Group menyampaikan harapannya agar pertunjukan ini menjadi pengingat bagi generasi muda tentang nilai-nilai luhur dan keindahan budaya Indonesia.

LATIHAN - Proses Latihan Intensif 167 Penari Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025/ HO to Arusbawah.co

 

Tentang Pagelaran Sabang Merauke

Sabang Merauke: The Indonesian Broadway adalah pertunjukan teatrikal kolosal yang menampilkan kekayaan seni budaya Indonesia dari barat ke timur.

Diselenggarakan selama dua hari dengan empat kali pertunjukan, acara ini menggabungkan teatrikal, tari tradisi dan kontemporer, musik, serta parade busana etnik.

Pagelaran ini telah dipentaskan di berbagai tempat sejak 2022, termasuk di Candi Prambanan, Djakarta Theater, Ciputra Artpreneur, dan JIEXPO Jakarta. (pra)

 

Tag

MORE