Arus Publik

Daftar Kecamatan di Kota Sangatta: Ibu Kota Kutai Timur yang Tumbuh Pesat di Jantung Kalimantan Timur

Kota Sangatta terbagi menjadi dua kecamatan

WILAYAH - Peta Wilayah Sangatta

ARUSBAWAH.COSangatta adalah ibu kota Kabupaten Kutai Timur (Kutim), salah satu kabupaten terluas di Provinsi Kalimantan Timur.

Kota ini bukan sekadar pusat pemerintahan biasa, wilayah ini adalah etalase pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang terus melaju di tengah hamparan hutan tropis Kalimantan.

Terletak sekitar 160 kilometer dari Kota Bontang dan dapat ditempuh melalui jalur darat yang membelah kawasan Taman Nasional Kutai, Sangatta tumbuh pesat seiring berkembangnya sektor pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, serta layanan publik dan infrastruktur yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Kabupaten Kutai Timur resmi terbentuk pada 12 Oktober 1999 berdasarkan UU No. 47 Tahun 1999 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai, dengan Sangatta ditetapkan sebagai ibu kota kabupaten.

Saat ini, Kutai Timur memiliki 456.333 jiwa penduduk (Semester I 2025) yang tersebar di luas wilayah 35.747,50 km², setara 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.

Di tengah luasnya wilayah kabupaten, Sangatta menjadi titik terpadat dan paling dinamis perkembangannya.

Secara administratif, kawasan Kota Sangatta terbagi menjadi dua kecamatan yaitu Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Sangatta Selatan.

Keduanya saling melengkapi sebagai pusat kehidupan urban, pemerintahan, dan ekonomi di Kabupaten Kutai Timur.

Kecamatan Sangatta Utara, Pusat Pemerintahan dan Ekonomi Kutai Timur

Kecamatan Sangatta Utara merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di seluruh Kabupaten Kutai Timur dengan luas wilayah 334 km² dan kode pos 75681.

Pada tahun 2025, jumlah penduduknya tercatat 131.208 jiwa, menjadikannya pusat konsentrasi manusia paling padat di kabupaten ini.

Kecamatan ini membawahi empat wilayah administratif: Kelurahan Swarga Bara, Kelurahan Singa Gembara, Kelurahan Teluk Lingga, dan Desa Sangatta Utara, di mana Desa Sangatta Utara sendiri dihuni oleh 46,28 persen dari total penduduk kecamatan.

Sangatta Utara adalah tempat bercokolnya seluruh fasilitas utama Kabupaten Kutai Timur: kantor Bupati dan DPRD Kutai Timur, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, perguruan tinggi, serta berbagai lembaga perbankan dan pelayanan publik.

Kecamatan ini juga menjadi basis operasional berbagai perusahaan pertambangan batu bara berskala besar yang menjadi tulang punggung perekonomian Kutai Timur.

Dari sisi infrastruktur, Bandara Sangatta (Bandara Tepian Indah) yang melayani penerbangan perintis ke berbagai wilayah terpencil di Kutai Timur juga berada di kawasan ini.

Dengan segala kelengkapan fasilitas dan statusnya sebagai pusat ibu kota kabupaten, Sangatta Utara adalah wajah paling modern dari Kota Sangatta.

Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Penyangga dengan Kekayaan Alam yang Melimpah

Kecamatan Sangatta Selatan merupakan salah satu dari tujuh kecamatan baru yang dimekarkan pada tahun 2005 berdasarkan Perda Nomor 12 Tahun 2005, bersama kecamatan lainnya seperti Rantau Pulung, Teluk Pandan, dan Kaubun.

Kecamatan ini membawahi empat wilayah administratif: Desa Sangatta Selatan, Desa Sangkima, Desa Singa Geweh, dan Desa Teluk Singkam dengan kode pos 75680.

Berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Kutai, Sangatta Selatan memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari hutan hujan tropis yang masih terjaga, sungai-sungai yang membelah wilayahnya, hingga potensi ekowisata yang terus dikembangkan.

Di kawasan Sangkima terdapat Jembatan Sangkimah sepanjang lebih kurang 1 kilometer yang menjorok masuk ke tengah hutan hujan tropis dan bermuara pada pohon ulin besar yang diperkirakan berumur sekitar 1.000 tahun.

Destinasi alam ini menjadi salah satu daya tarik wisata paling unik di Kutai Timur yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru Indonesia.

Dua kecamatan inilah yang membentuk wajah Kota Sangatta, Sangatta Utara sebagai pusat denyut nadi pemerintahan dan ekonomi, serta Sangatta Selatan sebagai penjaga kekayaan alam dan potensi wisata yang tak ternilai.

Bersama, keduanya menjadikan Sangatta sebagai kota ibu kota kabupaten yang terus tumbuh, memadukan kemajuan urban dengan warisan alam Kalimantan yang agung. (jay)

Tag

MORE