Peserta lain juga berharap agar event Menata Hati kembali digelar di Samarinda.
“Plg dr event menata hati… hati jd sedikit tenang… ditunggu event selanjutnya di Samarinda lg..,” tulisnya.
Menata Hati Samarinda Jadi Ruang Pemulihan Luka Batin
Komentar positif lainnya datang dari peserta yang merasa menemukan ketenangan batin setelah mengikuti sesi kajian.
“Masyaa Allah jazakillah khairan @ahilmanfauzi, hati saya tambah tenang dan damai 😍🙏🙏🙏 Menata Hati sesi 2 Samarinda,” kata salah satu akun Instagram.
Dari berbagai komentar tersebut, Menata Hati Samarinda dinilai bukan sekadar kajian, tetapi juga ruang aman untuk menangis, memaafkan diri sendiri, dan berdamai dengan masa lalu.
Banyak warga Samarinda berharap acara serupa dapat kembali digelar agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Dengan hati yang lebih ringan dan pikiran yang lebih tenang, para peserta pulang membawa harapan baru untuk menjalani kehidupan ke depan.
(shi)




