ARUSBAWAH.CO - Bencana hidrometeorologi kembali terjadi di Kalimantan Timur, dengan banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Berau dan Kutai Timur.
Lima kalimat pembuka menggambarkan kondisi darurat yang menunjukkan bahwa curah hujan tinggi dan kondisi sungai yang rentan menjadi faktor utama munculnya banjir bandang.
Situasi ini memperlihatkan bahwa sistem pengendalian air di kawasan hulu hingga hilir belum bekerja optimal.
Pemerintah daerah diminta memperkuat langkah mitigasi agar banjir tidak terus berulang.
DPRD Kaltim menilai bahwa respons cepat harus dibarengi strategi jangka panjang.
Di Kabupaten Berau, banjir merendam beberapa kampung di Kecamatan Segah, Kelay, dan Sambaliung. Kepala BPBD Berau, Novian Hidayat, menyampaikan kondisi di lapangan.
“Ini banjir bandang karena curah hujan tinggi,” ucapnya.
Tag



