Advertorial

Diskominfo Balikpapan

Balikpapan Jadi Tuan Rumah Grand Final Duta Wisata Indonesia 2025! Dorong Anak Muda Majukan Pariwisata

Minggu, 9 November 2025 21:3

PENYERAHAN - Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. saat menyerahkan penghargaan kepada pasangan Duta Wisata Kalimantan Timur yang berhasil meraih Juara Kedua dalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, Kamis (9/11/2025) malam (Foto: HO)

ARUSBAWAH.CO - Kota Balikpapan kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah sukses menjadi tuan rumah Grand Final Duta Wisata Indonesia 2025, ajang prestisius yang mempertegas peran penting generasi muda dalam menggerakkan sektor pariwisata tanah air.

Acara megah ini berlangsung meriah dan penuh semangat, dihadiri oleh para finalis dari berbagai provinsi, tokoh masyarakat, hingga pelaku pariwisata nasional.

Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan tingkat nasional tersebut.

Ia juga menyampaikan doa bagi masyarakat yang sedang sakit agar segera diberi kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas.

“Para finalis, baik yang menang maupun tidak, adalah garda terdepan dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia,” ujar Rahmad dalam pidatonya, Minggu (9/11/2025).

Rahmad menegaskan bahwa peran Duta Wisata kini kian strategis di tengah tantangan industri pariwisata, mulai dari pemulihan pascapandemi, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi UMKM dan destinasi wisata, hingga isu keberlanjutan dan perubahan iklim.

Ia menilai generasi muda memiliki peran sentral sebagai agen perubahan yang membawa inovasi serta ide-ide segar bagi kemajuan pariwisata nasional.

Lebih lanjut, Rahmad menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan Balikpapan menyelenggarakan berbagai event berskala nasional, seperti Duta Wisata Indonesia, Balikpapan Fest, hingga Kalimantan Bike Week.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kesiapan Balikpapan dalam mendukung pembangunan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pariwisata kini menjadi sektor penting dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Keterlibatan generasi muda bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keniscayaan,” tegas Rahmad.

Ia berharap ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia ke-17 ini menjadi momentum berharga untuk menggerakkan industri kreatif dan pariwisata, seiring meningkatnya geliat ekonomi di sekitar kawasan IKN yang menjadikan Balikpapan sebagai simpul utama aktivitas wisata nasional.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Restiawan Baihaqi, menyambut hangat para finalis dari seluruh penjuru Indonesia.

Ia menilai kehadiran mereka mencerminkan semangat untuk mengharumkan nama daerah masing-masing.

“Malam ini bukan sekadar ajang menampilkan keindahan, tetapi juga tentang semangat, intelektualitas, dan kepemimpinan generasi muda,” ungkapnya.

Restiawan menyoroti pentingnya peran Duta Wisata di era digital, di mana para finalis diharapkan mampu menjadi komunikator aktif dalam mempromosikan potensi wisata daerah melalui berbagai platform, termasuk media sosial.

Ia juga menekankan kolaborasi antara UMKM, pariwisata, dan budaya lokal, yang kini menjadi kekuatan ekonomi kreatif Kalimantan Timur.

“Kami ingin setiap perjalanan wisata memberi nilai tambah bagi masyarakat lokal. Kekuatan pariwisata Kaltim terletak pada masyarakatnya yang kreatif, terbuka, dan peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Ia pun berpesan agar para Duta Wisata mampu menjadi pelopor cinta tanah air dan turut memperkenalkan pesona Indonesia dari Sabang hingga Merauke, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Dengan semangat kolaborasi, Grand Final Duta Wisata Indonesia 2025 di Balikpapan tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan pariwisata nasional.

Acara ini menegaskan bahwa generasi muda adalah ujung tombak dalam memperkuat citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

(adv)

Tag

MORE