SAMARINDA, Arusbawah.co - Bahri, Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), menekankan pentingnya kesadaran akan literasi digital di kalangan pemuda Kaltim sebagai langkah penting dalam membangun kemandirian dan partisipasi dalam pembangunan.
"Generasi muda memiliki peran vital dalam membangun kemandirian melalui pemahaman dan penguasaan literasi digital," ungkapnya.
Menurut Bahri, literasi digital mencakup kemampuan navigasi dalam dunia digital, termasuk keterampilan membaca, menulis, kemampuan teknis, serta berpikir kritis.
Dia menyoroti pentingnya aktif terlibat dalam kegiatan, pelatihan, organisasi, dan komunitas sebagai wujud dari pengembangan diri dalam usia 16 hingga 30 tahun.
"Kita tidak bisa berjalan sendirian. Generasi muda perlu terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi untuk menyerap hikmah serta memperkaya diri," tambahnya.
Bahri berharap agar generasi muda mampu mengejar ilmu di bidang apapun yang membawa dampak positif bagi perkembangan pribadi serta karakter mereka sebagai penerus bangsa.
"Upaya ini memerlukan kolaborasi dari semua pihak terkait. Setiap instansi yang mendukung hal ini perlu berhubungan dan berkoordinasi dengan Dispora," tutupnya.
(ADV/Dispora Kaltim)




