ARUSBAWAH.CO - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti kegiatan assessment percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi melalui tes Computer Assisted Test (CAT) untuk Profiling ASN (ProASN).
Kegiatan ini digelar di Gedung CAT Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar pada Senin (17/11/2025) dan berlangsung hingga Rabu (19/11/2025).
Beberapa titik lokasi digunakan untuk pelaksanaan assessment, termasuk ruang CAT di BKPSDM Kukar serta laboratorium komputer Dinas Komunikasi dan Informatika yang berada di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari berbagai unsur pejabat di lingkungan Pemkab Kukar.
Mereka antara lain Sekda Kukar, Dr. H Sunggono, Asisten I Pemkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, Asisten III Pemkab Kukar, Dafip Haryanto, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional, dan Pelaksana.
Peserta terdiri dari ASN yang belum pernah mengikuti penilaian potensi dan kompetensi sebelumnya, maupun yang pernah mengikuti namun masa berlakunya telah habis.
Sebelum kegiatan dimulai, Dr. H Sunggono memberikan arahan kepada seluruh peserta.
Ia menekankan pentingnya mengikuti assessment dengan sungguh-sungguh agar data potensi dan kompetensi ASN Kukar dapat terdata dengan baik hingga tingkat Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dengan begitu, perencanaan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, dan potensi ASN yang pensiun bisa digantikan oleh pegawai lain yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
“Ini untuk kepentingan penelitian data potensi kalaupun potensi yang bersangkutan mungkin akan hilang karena pensiun potensi itu akan diisi oleh potensi yang lain yang memenuhi kompetensi,” jelas Sunggono.
Kegiatan assessment ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kukar dalam memperkuat manajemen talenta, memastikan setiap ASN memiliki data kompetensi yang lengkap, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan tersedianya data yang terstruktur, pemerintah daerah dapat lebih mudah mengidentifikasi kekuatan dan potensi pegawai, sehingga setiap unit kerja mampu beroperasi lebih efisien.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk membangun sistem pemerintahan yang berbasis data dan kompetensi, serta menyiapkan ASN menghadapi tantangan tugas masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi CAT untuk memastikan proses penilaian cepat, akurat, dan transparan.
Pemkab Kukar berharap, melalui kegiatan ini, setiap ASN memiliki profil kompetensi yang jelas dan dapat digunakan untuk pengembangan karier dan perencanaan kebutuhan pegawai di masa mendatang. (adv)




