Arus Publik

Apa Itu Aplikasi Pendataan Pedagang untuk Pasar Pagi? Disebut 'Nyaris Tuntas' oleh Kadisdag Samarinda

Revitalisasi Pasar Pagi Hampir Rampung

by:
Lisa
Sabtu, 6 Desember 2025 14:10

PASAR - Potret kondisi terkini Pasar Pagi Samarinda/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda kini mendekati tahap akhir, dengan progres fisik mencapai sekitar 90 persen.

Pekerjaan sedang dalam tahap pembersihan sebelum diserahterimakan ke Dinas PUPR, sementara Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda fokus pada persiapan nonfisik, termasuk mekanisme penempatan pedagang agar operasional pasar berjalan tertib dan transparan.

Aplikasi Pendataan Pedagang Jadi Basis Penataan Kios

Salah satu fokus utama Disdag adalah aplikasi pendataan pedagang, yang menjadi dasar pembagian kios.

Kepala Disdag, Nurrahmani, menyebut aplikasi ini “nyaris tuntas”.

Database dalam aplikasi tidak dibuat dari nol, melainkan memanfaatkan data pedagang lama saat relokasi Pasar Pagi, sehingga tidak ada peluang pedagang baru masuk sembarangan.

“Data pedagang tidak bisa dimodifikasi sesuka hati. Yang kembali ke Pasar Pagi hanya mereka yang memang terdaftar sejak awal,” jelas Nurrahmani, Kamis (4/12/2025).

Langkah Pencegahan Percaloan

Untuk menghindari praktik jual-beli kios ilegal, Disdag menyiapkan lapisan pengawasan tambahan.

Satuan tugas Inspektorat memverifikasi data, ditambah kanal pengaduan bagi pedagang yang menemukan indikasi permainan di lapangan.

“Kalau ada gerak-gerik tidak wajar, segera laporkan. Sistem ini memungkinkan penyimpangan terdeteksi,” tambah Nurrahmani.

 

Sosialisasi dan Penataan Zona Kios

Sebelum aplikasi resmi diumumkan, versi final akan dipaparkan ke Wali Kota Samarinda.

Jika disetujui, Disdag akan melakukan sosialisasi melalui surat edaran dan pertemuan langsung dengan perwakilan pedagang.

Pemasangan nomor kios dan pembagian zona—basah, kering, hingga area pendukung—telah selesai, memastikan penempatan pedagang berjalan tertib.

Pedagang lama mendapat prioritas, sementara pedagang baru hanya bisa menempati kios yang tersisa.

“Pengundian dilakukan per segmen, bukan acak. Fokus tetap pedagang lama,” ujar Nurrahmani.

Target Penyelesaian Akhir Tahun

Disdag menargetkan seluruh tahapan, termasuk penyelesaian aplikasi, pendaftaran ulang, dan pemetaan kios, selesai sebelum akhir Desember 2025.

Dengan begitu, pedagang dapat mulai masuk secara bertahap.

“Kalau target tercapai, pedagang bisa mulai masuk satu per satu tanpa menunggu lama,” tutup Nurrahmani. (isa)

 

Tag

MORE