Arus Politik

Sobizz Goes Public

Anak Muda Jadi Kunci, Golkar Siapkan Regenerasi Politik di Semua Tingkatan

Sabtu, 4 Oktober 2025 22:12

POTRET KOLASE FOTO Ketua Umum AMPG, Said Ali Al Idrus, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fachruddin/ ASET IST (kolase oleh Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.CO -  Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menargetkan merekrut 2 juta kader muda untuk memperkuat barisan partai beringin menjelang Pemilu 2029.

Target besar ini disampaikan langsung Ketua Umum AMPG, Said Ali Al Idrus, di hadapan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat membuka Diklat Kader Muda Nasional Gelombang II, Jumat (3/10/2025) malam, di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat.

Menurut Said, perekrutan besar-besaran ini bukan sekadar euforia politik, tetapi strategi nyata untuk memperkuat basis anak muda.

Ia menjelaskan, AMPG akan bergerak ke 38 provinsi dan merekrut 200 kader utama di tiap wilayah. Dari skema ini, terbentuk 7.600 kader tingkat provinsi.

Tak berhenti di sana, AMPG menargetkan 150 kader utama di setiap kabupaten/kota, menghasilkan 62.000 kader daerah.

Selanjutnya, di level kecamatan, AMPG menyiapkan 50 kader utama di 7.274 kecamatan sehingga total mencapai 363.700 kader utama.

AMPG akan menjadi benteng terdepan Partai Golkar untuk menjadikan partai ini lebih diminati masyarakat,” tegas Said.

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya peran generasi muda.

Ia menyebut sekitar 75 persen pemilih pada Pemilu 2029 berada di rentang usia 17–34 tahun. '

“Anak muda adalah sumber sekaligus gerakan pembaharu. Tanpa mereka, partai politik tidak bisa bertahan,” ujarnya.

Dari daerah, eks Ketua AMPG Kaltim yang kini menjabat Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fachruddin atau Ayub, menyambut baik langkah AMPG pusat.

Menurutnya, sejak ia masih memimpin AMPG Kaltim, kader muda telah aktif berproses.

“Di Kaltim, penduduk usia produktif (15–64 tahun) mencapai 70,27 persen dari total penduduk. Mereka pemilik suara terbesar, jadi harus dilibatkan aktif dalam politik,” jelasnya, Sabtu (5/10/2025).

Ayub menilai pendidikan politik sejak dini penting agar anak muda tidak hanya ikut tren, tetapi paham mekanisme kebijakan.

Ia juga mendorong generasi muda aktif dalam organisasi kemahasiswaan, komunitas sosial, hingga LSM sebagai pintu masuk politik.

“Kalau ingin masuk partai, sebelumnya perlu pengalaman advokasi agar tahu cara memperjuangkan isu masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Ayub menekankan perlunya ruang regenerasi di partai politik. Menurutnya, kuota kader muda di legislatif dan eksekutif harus diwujudkan agar isu-isu strategis seperti pendidikan murah, lapangan kerja, hingga kesehatan mental bisa diperjuangkan langsung oleh generasi muda.

Ia pun menutup pernyataannya dengan ajakan tegas.

“Kalau hanya jadi penggembira, kita tidak akan pernah berdaya. Anak muda harus naik kelas, dari penonton menjadi pemain politik,” pungkas Ayub. (sobizz go public)

Konten ini merupakan bagian dari program Go Publik Pemberitaan, sebuah inisiatif kolaboratif antara Arusbawah.co, Megapolitik.com, Hvsmedia.id, dan Avnmedia.id. Program ini ditujukan untuk membuka akses informasi seluas-luasnya, mendorong transparansi, serta memperkuat komunikasi publik antara media, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

 

 

Tag

MORE