Arus Publik

Sobizz Goes Public

Alkes Sudah Tiba di Kanujoso Balikpapan, Gedung Pelayanan Jantung Segera Beroperasi

Kamis, 15 Januari 2026 17:18

GEDUNG - Gedung Jantung RSUD Kanujoso Balikpapan/ IG @balikpapan.society

ARUSBAWAH.CO -  Kabar baik bagi pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur, terutama untuk layanan jantung. Alat kesehatan (alkes) untuk Gedung Pelayanan Jantung Terpadu RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan telah tiba.

Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim menargetkan gedung ini sudah bisa melayani pasien di awal 2026.

“Sehingga di awal tahun 2026 pelayanan jantung terpadu sudah bisa beroperasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin kepada awak media beberapa waktu lalu.

Pengamanan Pengadaan Alkes Melibatkan Kejati Kaltim

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Kaltim untuk mengamankan proses pengadaan alkes Gedung Pelayanan Jantung.

Proses pengamanan ini diawali dengan Entry Meeting dan Penandatanganan Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah, Rabu (17/12/2025) lalu di Aula Lantai 8 Kejati Kaltim.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah atas pengadaan alkes jantung yang dibiayai APBD Perubahan Kaltim 2025 dan dikelola Dinas Kesehatan Kaltim.

Dasar hukumnya tercantum dalam Surat Perintah Pengamanan Pembangunan Strategis Kepala Kejati Kaltim Nomor SP.PPS-125/0.4/Dpp.4/12/2025.

Rapat dan penandatanganan pakta integritas dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim, Nur Asiah, Asisten Intelijen Abdul Muis Ali, serta para kepala seksi Bidang Intelijen Kejati Kaltim.

Pakta integritas tersebut ditandatangani Dinas Kesehatan Kaltim, pihak RSUD dr. Kanujoso, dan seluruh vendor pengadaan alkes sebagai komitmen menjalankan pekerjaan secara jujur dan sesuai aturan.

Progres Pengadaan Alkes Gedung Jantung

Plt. Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Ahmad Jais, menjelaskan bahwa rencana operasional Gedung Pelayanan Jantung Terpadu terus dimatangkan. Pemenuhan alkes pendukung layanan jantung saat ini sedang diproses melalui APBD Perubahan Kaltim 2025.

“Seluruh kebutuhan alat kesehatan untuk layanan jantung sedang kami proses sesuai perencanaan yang sudah ditetapkan,” kata Ahmad Jais.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Kaltim atas dukungan penuh dari pembangunan gedung hingga pemenuhan kebutuhan alkes.

Dukungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat RSUD dr. Kanujoso sebagai rumah sakit rujukan utama regional di Kaltim dan sekitarnya.

Ahmad Jais juga mengapresiasi pendampingan Kejati Kaltim bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim untuk memastikan seluruh proses pengadaan alkes berjalan transparan dan akuntabel.

64 Paket Pekerjaan, 84 Persen Alkes Sudah Tiba

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSKD, Rosjidah Rahmawati, menyebut proses ini melibatkan seluruh vendor pengadaan alkes.

Dari 64 paket pekerjaan pengadaan alkes, progres kedatangan mencapai 84 persen, dan sisanya ditargetkan rampung antara 24–28 Desember 2025.

“Masih ada pekerjaan yang selesai di tanggal 24 sampai 28 Desember 2025, makanya kita lakukan penandatanganan pakta integritas,” ujar Rosjidah.

Rosjidah menambahkan bahwa total terdapat sekitar 600 unit alat kesehatan yang akan tersebar di Gedung Jantung dan unit layanan lain di RSKD Balikpapan.

Target Operasional Bertahap 

Rosjidah menjelaskan, operasional gedung kemungkinan akan dilakukan secara bertahap mulai Januari hingga Maret 2026, dimulai dari lantai satu seperti IGD dan poliklinik, sebelum grand opening gedung secara keseluruhan.

“Operasional kemungkinan bertahap mulai Januari sampai Maret. Lantai satu dulu seperti IGD dan poliklinik, belum grand opening semuanya,” tutup Rosjidah.

Dengan pengamanan dari Kejati Kaltim, pembangunan dan pengadaan alkes diharapkan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai ketentuan hukum, sehingga masyarakat Kaltim segera mendapatkan layanan jantung terpadu yang modern dan berkualitas. (sobizz/pra)

 

Tag

MORE