Sukri menambahkan, JMSI Kaltim akan terus membangun kemitraan konstruktif dengan pemerintah daerah, tanpa kehilangan fungsi kritisnya sebagai lembaga pers.
“Kita ingin JMSI menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan, tapi juga tetap menjadi penyeimbang dengan pemberitaan yang faktual, bukan hoaks,” jelasnya.
Ia juga berpesan agar seluruh anggota JMSI menjaga integritas jurnalistik dan tidak terlibat dalam praktik pemberitaan yang menyesatkan.
“Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Berita JMSI harus positif, mendidik, dan membangun,” tandasnya.
Rencana Pelantikan dan Agenda JMSI Award
Sukri mengungkapkan, pelantikan pengurus JMSI Kaltim periode 2025–2030 direncanakan berlangsung pada Desember 2025, bersamaan dengan JMSI Award dan kegiatan UKW untuk anggota.
“Kalau tidak ada halangan, pelantikan akan dilakukan Desember, bersamaan dengan JMSI Award dan UKW,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru bisa segera bekerja dengan semangat kolaboratif dan tanggung jawab kolektif untuk membawa JMSI Kaltim menjadi organisasi media yang lebih profesional dan berpengaruh.
“Kami bersyukur masih dipercaya, tapi ke depan tantangan akan makin besar. Kita harus bekerja lebih keras, lebih kompak, dan lebih realistis,” pungkas Sukri. (pra)
Tag



