“Justru di masa sulit, penghargaan yang jujur dan berintegritas penting untuk memberi semangat,” tegas AJI dalam keterangan resmi di situs mereka.
Baca juga:
Acara Tiba-Tiba, Diduga Hanya Beri Penghargaan ke Satu Tokoh
Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida, mengakui pihaknya bahkan tidak pernah diberi informasi resmi mengenai proses ADP 2025.
“Kami tidak tahu bagaimana proses awalnya. Tiba-tiba ada kabar ADP 2025 akan digelar Desember ini,” ujarnya.
Informasi yang beredar menyebut penghargaan hanya diberikan kepada satu tokoh nasional saja—tanpa penghargaan bagi jurnalis maupun perusahaan pers.
Sekjen AJI, Bayu Wardhana, menilai proses tertutup ini justru berpotensi merusak nama Dewan Pers.
Tag



