ARUSBAWAH.CO - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Agus Jabo Priyono, menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi arah baru pembangunan Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Indonesia saat ini sedang bergerak menuju model pembangunan yang lebih berpihak pada rakyat, meninggalkan pendekatan ekonomi yang disebutnya terlalu liberal dan jauh dari amanat konstitusi UUD 1945.
Kebangkitan Nasional Dianggap Awal Arah Baru Indonesia
Agus Jabo menegaskan, kebangkitan nasional tidak lagi sekadar seremoni sejarah, tetapi menjadi simbol perubahan arah pembangunan nasional.
Ia menyebut, di bawah kepemimpinan saat ini, Indonesia tengah memasuki fase transisi menuju sistem ekonomi yang lebih berlandaskan kerakyatan.
“Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum kebangkitan Indonesia yang berpihak kepada rakyat,” ujar Agus Jabo di Jakarta, Senin (19/5/2026).
Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai UUD 1945
Agus Jabo menyebut pemerintah tengah melakukan transformasi ekonomi dari sistem yang dianggap kapitalistik menuju ekonomi kerakyatan sesuai Pasal 33 UUD 1945.
Tag



