Dana itu digunakan untuk mendukung kerja-kerja tim dalam melakukan verifikasi, monitoring, serta memastikan program beasiswa berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
- Tahun 2025 RSUD Kanujoso Djatiwibowo Dapat Rp193,4 Miliar untuk Alat Kesehatan, Ini Daftar Perusahaan Pelaksana Pengadaan Alkes 2024
- Gratispol 2025: Total Alokasi Anggarannya Tak Sampai Rp 1 Triliun! Terbesar di Sektor Kesehatan
- IPW Dorong Polisi Bongkar Dugaan Kredit Fiktif Rp 275 Miliar Bankaltimtara! Singgung Pihak yang Meloloskan
Dasmiah Tegaskan Anggaran Tidak Diberikan Perorangan
Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menegaskan bahwa anggaran Rp2,3 miliar dalam program Operasional Tim Gratispol itu tidak diberikan langsung secara perorangan.
Menurut Dasmiah, anggaran tersebut dipakai untuk berbagai keperluan yang mendukung jalannya program Gratispol.
Ia menyebut, salah satunya digunakan untuk rapat koordinasi dengan 52 perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Dasmiah juga menjelaskan, kegiatan launching dan acara simbolis termasuk dalam kebutuhan yang dibiayai dari anggaran itu.
“Bukan perorangan. Itu kegiatan-kegiatan rapat-rapat dengan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. Kegiatan launching dan simbolis-simbolis. Untuk monitoring dan evaluasi. Banyak macam-macam. Untuk biaya jaringan,” jelas Dasmiah dalam keterangannya kepada redaksi Arusbawah.co, pada Rabu (1/10/2025).
Selain itu, anggaran juga dipakai untuk honor tim sebanyak 25 orang yang bertugas dalam monitoring dan evaluasi (monev) program.
Tag



