Arus Publik

Sekolah Rakyat di Kaltim

75 Laptop Dibagikan ke Siswa Sekolah Rakyat Samarinda, Tapi Tak Bisa Dibawa Pulang

by:
Lisa
Senin, 30 Maret 2026 12:6

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 58 milik Pemprov Kalimantan Timur, di Kawasan SMAN 16 Samarinda. (Foto: HO to Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.CO -  Program digitalisasi pendidikan di Kalimantan Timur mulai berjalan.

Sebanyak 75 unit laptop bantuan dari Kementerian Sosial dibagikan kepada siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 58 Samarinda.

Setiap siswa mendapat satu unit.

Namun, ada catatan penting: laptop tersebut tidak boleh dibawa pulang dan hanya digunakan di lingkungan sekolah.

Kebijakan ini menegaskan satu hal—akses diberikan, tetapi penggunaannya tetap dikontrol.

Laptop Ada, Tapi Akses Terbatas

Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, menyebut perangkat tersebut sudah mulai digunakan dalam proses belajar mengajar.

“Setiap anak mendapat satu unit, tetapi disimpan di sekolah dan digunakan saat kegiatan belajar. Saat libur, laptop disimpan oleh pihak sekolah,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Bantuan ini memang ditujukan untuk menunjang pembelajaran digital.

Namun, karena tidak bisa dibawa pulang, pemanfaatannya praktis hanya terjadi di dalam kelas.

Artinya, di luar jam sekolah, siswa tetap tidak memiliki akses terhadap perangkat tersebut untuk belajar mandiri.

Tag

MORE