Advertorial

Disdikbud Kota Bontang

1.600 Tablet Digital Disalurkan Disdikbud Bontang untuk Pelajar SMP, Dukung Transformasi Belajar

Kamis, 16 Oktober 2025 14:22

SIMBOLIS - Penyerahan simbolis tablet untuk pelajar SMP di Kota Bontang yang dilakukan pada Rabu (15/10/2025)/ IST

ARUSBAWAH.CODinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memulai penyaluran tablet digital bagi siswa SMP kelas 3.

Penyerahan simbolis berlangsung di Lapangan Bessai Berinta, bertepatan dengan peringatan HUT ke-26 Kota Bontang.

Program ini merupakan bagian dari langkah digitalisasi pendidikan di Kota Bontang, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kreatif dan mandiri.

“Tablet ini khusus untuk SMP kelas 3 dan diserahkan melalui sistem pinjam pakai. Jadi, perangkat digunakan di sekolah, bukan dibawa pulang siswa,” jelas Abdu Safa Muha, Kepala Disdikbud Bontang, Rabu (15/10/2025). 

Target Distribusi dan Jumlah Tablet

Disdikbud menyiapkan 1.600 unit tablet untuk tahap pertama, yang akan dibagikan ke SMP Negeri di seluruh kota.

Abdu Safa menambahkan, begitu tablet tiba, distribusi langsung dilakukan ke sekolah.

Target penyelesaian penyaluran dijadwalkan Desember 2025.

Lebih lanjut, jika ada tambahan anggaran atau dukungan dari pihak swasta, program ini memungkinkan kelas 1 dan 2 SMP juga bisa mendapat fasilitas serupa.

“Tetap, buku manual tidak dihapus, tetap jadi bagian dari proses belajar,” tegasnya.

Tablet Sebagai Media Belajar Kreatif

Penggunaan tablet digital bertujuan untuk mempermudah siswa mengakses materi, modul interaktif, serta platform pembelajaran berbasis daring.

Dengan teknologi ini, siswa dapat belajar lebih fleksibel, aktif, dan kreatif.

“Tablet memungkinkan siswa menyalurkan kreativitas, melakukan eksperimen digital, serta mengembangkan literasi teknologi sejak dini,” tambah Abdu Safa.

Untuk mendukung implementasi, Disdikbud menyiapkan pendamping di setiap sekolah agar penggunaan tablet berjalan lancar tanpa mengganggu proses belajar mengajar.

Investasi Pendidikan Masa Depan

Menurut Abdu Safa, inisiatif ini menjadi pilot project digitalisasi pendidikan yang bisa diperluas ke jenjang SD dan SMP lainnya.

Selain tablet, Disdikbud juga memperkuat fasilitas pembelajaran, seperti laboratorium, perpustakaan digital, dan pelatihan guru memanfaatkan teknologi.

“Dengan langkah ini, kami berharap tercipta ekosistem belajar modern di Bontang, yang tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tapi juga menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital,” katanya.

Program tablet digital ini menjadi bukti komitmen Disdikbud Bontang menghadirkan pembelajaran yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan kompetensi siswa di dunia digital. (adv)

Tag

MORE