Tuntutan Pemanggilan Pihak Terkait
Dalam tuntutannya, KBMM mendesak Kejati Kaltim segera memeriksa kredit macet di Bankaltimtara yang diduga menyeret oknum pimpinan DPRD Kaltim.
Selain itu, mereka juga meminta pemanggilan direktur utama serta jajaran petinggi PT HBL untuk dimintai klarifikasi terkait kredit tersebut.
Mahasiswa menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci dalam penanganan kasus ini.
Jika tidak ada yang disembunyikan, menurut mereka, maka proses hukum harus dibuka ke publik secara jelas dan akuntabel.
PT Hasamin Bahar Lines sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan laut menggunakan kapal tugboat dan tongkang.
Perusahaan ini berdiri sejak 2011 dan beroperasi dalam sektor logistik maritim yang cukup strategis di Kalimantan.
Respons Kejati Kaltim
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, turun langsung menemui massa aksi.
Ia menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan kredit macet tersebut.
“Kita belum terima laporannya. Nanti kalau sudah ada laporan masuk, tentu akan kita tindak lanjuti,” kata Toni.
Ia menambahkan, Kejati Kaltim membuka ruang bagi masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk melaporkan dugaan tindak pidana dengan melampirkan bukti yang cukup.
Jika laporan diterima dan ditemukan alat bukti awal, pihaknya memastikan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk diperiksa.
“Kami akan dalami dan cari alat bukti. Kalau memang terbukti, pasti akan kita panggil semua pihak yang berkaitan. Semua ini masih berproses,” pungkasnya.
Tag



