ARUSBAWAH.CO - Tumpukan uang kembali jadi “panggung” aparat penegak hukum.
Kali ini datang dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yang mengamankan Rp214.283.871.000 dari kasus dugaan korupsi tambang di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Angkanya besar. Ratusan miliar.
Dan seperti pola yang mulai berulang, publik kembali disuguhi narasi penyelamatan uang negara—lengkap dengan potensi “visual tumpukan duit”.
Kasus Tambang Kukar: Dari Aset Negara ke Uang Tunai
Perkara ini berkaitan dengan dugaan korupsi pemanfaatan aset negara di lingkungan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Aktivitasnya terjadi dalam operasi tambang oleh PT JMB Group.
Penyidikan yang berjalan sejak Januari 2026 itu kini sudah menetapkan 6 tersangka, dari unsur swasta hingga penyelenggara negara.
Tak hanya rupiah, penyidik juga mengamankan berbagai mata uang asing—indikasi bahwa aliran dana bisa jadi lebih kompleks dari sekadar transaksi lokal.
Bukan yang Pertama: Tren “Tampilkan Uang Sitaan”
Fenomena ini bukan baru.
Dalam beberapa waktu terakhir, aparat penegak hukum kerap menampilkan uang sitaan ke publik.
Di level nasional, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat memamerkan uang rampasan dari kasus investasi fiktif PT Taspen.
Nilainya fantastis: Rp883 miliar.
Namun yang ditampilkan ke publik “hanya” sekitar Rp300 miliar karena keterbatasan ruang.
Dari Judi Online hingga Hutan: Uang Ratusan Miliar–Triliunan Dipajang
Tak hanya KPK.
- Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menyetor Rp530 miliar hasil kasus judi online ke kas negara
- Kejaksaan Agung bahkan pernah “memamerkan” Rp6,6 triliun dari perkara kehutanan
Dalam kasus terakhir, tumpukan uang disebut nyaris menutup pintu gedung—sebuah visual yang sulit diabaikan publik.
Rp214 Miliar Kaltim: Di Mana Posisinya?
Jika ditarik ke peta nasional:
- Rp214 miliar ➝ setara kasus besar (kelas ratusan miliar)
- Rp530–883 miliar ➝ kelas atas
- Rp6,6 triliun ➝ mega skandal
Artinya, temuan Kejati Kaltim bukan kecil—bahkan jauh di atas rata-rata kasus korupsi daerah yang biasanya hanya puluhan miliar. (pra)




