ARUSBAWAH.CO - Semangat emansipasi perempuan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Kartini 2026 yang digelar Srikandi Pupuk Kaltim.
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan aksi kemanusiaan, organisasi perempuan di lingkungan Pupuk Kaltim itu mendorong perempuan agar semakin berdaya dan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Koordinator Srikandi Pupuk Kaltim, Ratna Wydyanti, mengatakan peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga, sosial, maupun dunia kerja.
Menurut dia, semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Kartini 2026, yakni “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045”.
“Hari Kartini jangan hanya dimaknai dengan seremonial semata, tapi harus memberi manfaat bagi masyarakat dan pembangunan. Inilah yang coba kami terjemahkan melalui aksi nyata di lapangan,” ujar Ratna saat puncak peringatan Hari Kartini di Kantor Pusat Pupuk Kaltim, belum lama ini.
Women Career Day Buka Wawasan Pelajar tentang Dunia Industri
Dalam momentum tersebut, Srikandi Pupuk Kaltim menggelar Women Career Day bagi siswa Yayasan Pupuk Kaltim (YPK).
Kegiatan itu bertujuan membuka wawasan generasi muda terkait peluang profesi dan karier, khususnya di sektor industri.
Para peserta dikenalkan pada berbagai bidang pekerjaan, tantangan dunia industri, hingga pentingnya pendidikan dan keberanian untuk memiliki cita-cita tinggi.
Kegiatan itu juga menghadirkan perempuan profesional di lingkungan Pupuk Kaltim yang berbagi pengalaman dan motivasi kepada para pelajar.
“Kami ingin para pelajar memiliki keyakinan bahwa mereka bisa menjadi apa pun yang mereka cita-citakan. Tidak ada batas bagi perempuan untuk berkembang, selama mau belajar, berusaha, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” terang Ratna.
Srikandi Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan untuk Perempuan Kurang Mampu
Selain edukasi, Srikandi Pupuk Kaltim juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ibu rumah tangga kurang mampu di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.
Bantuan senilai Rp12,1 juta tersebut berasal dari donasi seluruh anggota Srikandi Pupuk Kaltim dan diberikan kepada perempuan yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga sebagai orang tua tunggal.
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tapi mereka adalah Kartini masa kini yang patut mendapat dukungan bersama. Banyak perempuan di sekitar kita yang berjuang sendiri membesarkan anak demi memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Ratna.

Direksi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Percaya Diri dan Solid
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, turut mengapresiasi berbagai kegiatan yang diinisiasi Srikandi Pupuk Kaltim dalam memperingati Hari Kartini.
Menurut dia, perempuan memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja dan harus percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki.
“Perempuan harus percaya bahwa dirinya memiliki kekuatan dan kemampuan besar. Jangan pernah merasa kecil. Dengan kepercayaan diri, perempuan dapat menjadi penggerak perubahan dan inspirasi bagi sekitar,” ujar Gusrizal.
Ia juga mendorong seluruh anggota Srikandi Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta menjaga solidaritas dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Kami percaya, Srikandi Pupuk Kaltim memiliki potensi besar untuk menjadi teladan dan motor penggerak pertumbuhan perusahaan. Untuk itu, terus jaga kekompakan, saling menguatkan dan berjalan beriringan untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (adv)




