Arus Publik

Setetes Darah di Hari Kasih Sayang: Donor Darah di Samarinda Ajak Warga Berbagi Harapan

Kamis, 29 Januari 2026 15:31

DONOR DARAH - Pada Sabtu, 14 Februari 2026, ratusan warga diajak merayakan cinta dengan berbagi kehidupan melalui kegiatan donor darah di Gedung LDCC (Life Development Community Center), Jalan DI Panjaitan Kavling 9–13/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Hari Valentine biasanya identik dengan cokelat, bunga, dan makan malam romantis.

Namun di Samarinda, makna kasih sayang akan diterjemahkan dengan cara yang berbeda.

Pada Sabtu, 14 Februari 2026, ratusan warga diajak merayakan cinta dengan berbagi kehidupan melalui kegiatan donor darah di Gedung LDCC (Life Development Community Center), Jalan DI Panjaitan Kavling 9–13.

Kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda rutin.

Ia lahir dari kegelisahan yang sederhana: stok darah yang kerap menipis, sementara kebutuhan terus berjalan tanpa mengenal musim.

Di balik spanduk dan poster berwarna merah-putih, tersimpan cerita tentang nyawa-nyawa yang bergantung pada ketersediaan darah—ibu melahirkan, pasien kecelakaan, hingga penderita penyakit kronis.

“Kadang orang lupa, satu kantong darah bisa jadi pembeda antara hidup dan mati,” ujar salah satu panitia kegiatan dalam keterangannya kepada Arusbawah.co hari ini, Kamis (29/01/2026). 

Karena itu, acara ini dirancang terbuka untuk umum, dengan kuota 100 pendonor dan registrasi yang bisa dilakukan langsung di lokasi.

Sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WITA, ruang donor di LDCC akan menjadi titik temu berbagai latar belakang.

Selain nilai kemanusiaan, panitia juga menyiapkan apresiasi bagi para pendonor.

Tersedia sembilan logam mulia serta beragam hadiah menarik lainnya.

Namun bagi banyak peserta, hadiah bukanlah alasan utama. Kepuasan batin setelah membantu orang lain justru menjadi ganjaran yang paling berarti.

Kegiatan ini didukung oleh berbagai mitra dan sponsor, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI), yang memastikan proses donor berjalan aman dan sesuai standar medis.

Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan pendonor dalam kondisi layak, mulai dari tekanan darah hingga kadar hemoglobin.

Di tengah hiruk-pikuk kota dan rutinitas yang melelahkan, acara donor darah ini menjadi pengingat sederhana: kemanusiaan sering kali hadir dalam bentuk paling sunyi. Tanpa sorotan, tanpa tepuk tangan. Hanya jarum kecil, kantong darah, dan niat baik.

Di Hari Valentine ini, cinta tidak harus dirayakan dengan kata-kata manis. Cukup dengan menyingsingkan lengan baju, duduk sejenak, dan membiarkan setetes darah mengalir—menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk hidup. (pra)

 

Tag

MORE