ARUSBAWAH.CO - Berdasarkan data Portal APBD Kementerian Keuangan RI, hingga 31 Oktober 2025, realisasi belanja daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan variasi cukup signifikan antar kabupaten dan kota.
Secara umum, rata-rata penyerapan anggaran masih berada di kisaran 50–60 persen, dengan Kota Samarinda mencatat persentase tertinggi.
Dengan sisa waktu hanya dua bulan (November-Desember), Kaltim dam 10 kabupaten/kota lainnya saat ini, masih harus mengejar persentase realisasi belanja pemda mereka masing-masing.
Berikut urutan realisasi belanja daerah Kaltim dan 10 kabupaten/kota dari persentase tertinggi hingga terendah:
1. Kota Samarinda
- Anggaran: Rp5,85 triliun
- Realisasi: Rp3,58 triliun
- Realisasi: 61,13%
2. Kota Bontang
- Anggaran: Rp3,02 triliun
- Realisasi: Rp1,76 triliun
- Realisasi: 58,10%
3. Provinsi Kalimantan Timur
- Anggaran: Rp20,95 triliun
- Realisasi: Rp11,97 triliun
- Realisasi: 57,16%
4. Kota Balikpapan
- Anggaran: Rp4,60 triliun
- Realisasi: Rp2,60 triliun
- Realisasi: 56,58%
5. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)
- Anggaran: Rp12,00 triliun
- Realisasi: Rp6,74 triliun
- Realisasi: 56,14%
6. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)
- Anggaran: Rp2,61 triliun
- Realisasi: Rp1,33 triliun
- Realisasi: 50,83%
7. Kabupaten Paser
- Anggaran: Rp4,58 triliun
- Realisasi: Rp2,30 triliun
- Realisasi: 50,27%
8. Kabupaten Berau
- Anggaran: Rp5,25 triliun
- Realisasi: Rp2,56 triliun
- Realisasi: 48,66%
9. Kabupaten Kutai Barat (Kubar)
- Anggaran: Rp3,74 triliun
- Realisasi: Rp1,81 triliun
- Realisasi: 48,42%abupaten
10. Mahakam Ulu (Mahulu)
- Anggaran: Rp2,96 triliun
- Realisasi: Rp1,32 triliun
- Realisasi: 44,65%
11. Kabupaten Kutai Timur (Kutim)
- Anggaran: Rp11,14 triliun
- Realisasi: Rp4,51 triliun
- Realisasi: 40,46%
Sumber: Portal APBD Kementerian Keuangan RI per 31 Oktober 2025(pra)




