ARUSBAWAH.CO - Samarinda tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan di Kalimantan Timur, tetapi juga sebagai kota yang menyimpan kekayaan budaya yang masih terjaga hingga kini.
Di tengah perkembangan modern, sejumlah destinasi wisata budaya tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin mengenal identitas lokal lebih dekat.
Mulai dari desa adat, pusat kesenian, hingga bangunan bersejarah, semuanya menghadirkan pengalaman yang memperlihatkan identitas budaya masyarakat setempat.
Berikut beberapa rekomendasi wisata budaya di Samarinda yang layak dikunjungi.
Desa Budaya Pampang
Desa Budaya Pampang menjadi salah satu ikon wisata budaya paling populer di Samarinda, Kalimantan Timur.
Terletak di wilayah Samarinda Utara, kawasan ini merupakan permukiman Suku Dayak Kenyah yang masih mempertahankan tradisi leluhur mereka.
Desa ini mulai dikenal sebagai kawasan budaya sejak masyarakat Dayak Kenyah dari wilayah pedalaman Kalimantan bermigrasi dan menetap di Pampang pada sekitar tahun 1960-an.
Pengunjung dapat menyaksikan rumah adat Lamin Pamung Tawai yang menjadi pusat kegiatan budaya, serta pertunjukan tari tradisional yang digelar rutin setiap hari Minggu.
Selain itu, wisatawan juga bisa melihat langsung kerajinan khas Dayak, seperti manik-manik, ukiran, hingga pakaian adat.
Suasana desa yang masih alami membuat pengalaman berkunjung terasa lebih autentik dan edukatif.
Kampung Tenun Samarinda
Kampung Tenun Samarinda merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang terletak di kawasan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.
Tempat ini dikenal sebagai pusat produksi kain tenun khas Samarinda yang dibuat secara tradisional oleh masyarakat setempat.
Selain menjadi sentra kerajinan, kawasan ini juga berkembang sebagai destinasi wisata edukasi yang memperkenalkan proses pembuatan kain tenun kepada pengunjung.
Kampung Tenun memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan migrasi masyarakat Bugis ke wilayah Sungai Mahakam sejak berabad-abad lalu.
Tradisi menenun kemudian diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Masjid Shirathal Mustaqiem
Masjid Shirathal Mustaqiem merupakan salah satu destinasi wisata religi dan budaya paling bersejarah di Samarinda, Kalimantan Timur yang berlokasi di Samarinda Seberang.
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah umat Islam, tetapi juga menyimpan nilai sejarah panjang yang berkaitan dengan perkembangan awal penyebaran Islam di wilayah Samarinda Seberang.
Keberadaannya menjadikan masjid ini sebagai salah satu ikon penting yang sering dikunjungi wisatawan maupun peziarah.
Masjid Shirathal Mustaqiem dibangun pada tahun 1881 oleh seorang tokoh penyebar Islam bernama Sayyid Abdurrahman Assegaf.
Pembangunan masjid ini tidak hanya bertujuan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat pada masa itu.
Museum Samarinda
Museum Samarinda merupakan salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah penting di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang berfungsi sebagai pusat edukasi sekaligus ruang pelestarian identitas daerah.
Museum ini menjadi tempat untuk memahami perjalanan panjang Kota Samarinda melalui berbagai koleksi yang menggambarkan kehidupan masyarakat dari masa ke masa.
Lokasinya berada di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, dan dikenal sebagai museum pertama di kota tersebut yang dibangun oleh pemerintah daerah sebagai upaya menjaga warisan budaya lokal.
Museum ini menyimpan beragam koleksi yang mencakup foto-foto sejarah, dokumen penting, artefak budaya, hingga benda-benda tradisional yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Samarinda. (naa)




