ARUSBAWAH.CO - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Provinsi Kalimantan Timur (LPTQ Kaltim) menggelar khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama di Sekretariat LPTQ Kaltim, Jalan Awang Long, Samarinda, Minggu (1/3/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan khataman atau pembacaan Juz 30 oleh qori dan qoriah binaan LPTQ Kaltim, pembacaan manaqib Siti Khadijah, tausiyah, dlanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.
Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus, juara-juara MTQ dan STQH, tokoh masyarakat, serta keluarga besar LPTQ.
“Alhamdulillah hari ini LPTQ menyelenggarakan khatam bersama keluarga besar LPTQ. Ada pengurus, anak-anak kita juara MTQ dan STQH, tokoh masyarakat, juga keluarga dari anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain khataman, pada kegiatan tersebut juga dibacakan manaqib Siti Khadijah sebagai bagian dari rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan.
Kontribusi Selama Ramadan
Sri Wahyuni menambahkan, selama Ramadan LPTQ Kaltim turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti penugasan pengurus LPTQ untuk menjadi juri lomba keagamaan dan penugasan qori dan hafiz binaan.
“Sejak awal Ramadan, anak-anak binaan LPTQ sudah bertugas menjadi muadzin. Salah satunya di Masjid Negara IKN,” ungkap wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim itu.
Selain itu, pada peringatan Nuzulul Quran mendatang, qori binaan LPTQ juga dijadwalkan menjadi imam di IKN. LPTQ Kaltim juga akan menggelar haflah Al-Qur’an bekerja sama dengan Kementerian Agama, menghadirkan kolaborasi juara MTQ nasional dan Kaltim.
“Kami mengundang masyarakat untuk hadir, terbuka untuk umum, bersama-sama memperingati Nuzulul Quran dan mendengarkan haflah Al-Qur’an dari qori-qori’ah terbaik,” katanya.
Persiapan MTQ Nasional
Terkait persiapan MTQ 2026 di Jawa Tengah, ia mengungkapkan saat ini LPTQ Kaltim tengah melaksanakan Training Center (TC) tahap keempat secara daring.
“TC keempat masih berlangsung secara online. Nanti pada TC kelima sudah masuk tahap seleksi untuk menentukan kafilah yang akan mengikuti MTQ Nasional di Jawa Tengah,” jelasnya.
Ia berharap kafilah Kaltim mampu meraih hasil terbaik pada ajang tersebut.
“Target kita tentu menjadi yang terbaik,” tegasnya.
Siapkan Program Podcast Keislaman
Ke depan, LPTQ Kaltim juga menyiapkan program baru berupa podcast keislaman yang akan diluncurkan setelah Ramadan.
“Melalui podcast ini, para juara MTQ dan STQH bisa berbagi pengalaman, proses belajar, dan perjalanan mereka hingga menjadi juara. Ini bagian dari syiar dan edukasi Al-Qur’an,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menyebut peserta khataman kali ini melibatkan seluruh jajaran pengurus LPTQ yang telah dibagi tugas membaca juz masing-masing.
“Peserta khatam Qur’an hari ini adalah seluruh pengurus LPTQ. Jadi kita sudah bagi tugas. Misalnya saya membaca juz ke-13, Bu Sekda juz ke-12,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil khataman tersebut kemudian dibacakan oleh para qori dan qoriah binaan LPTQ Kaltim yang merupakan juara-juara MTQ dan STQH.
“Anak-anak juga bagi tugas karena mereka memang juara-juara MTQ. Mereka yang mewakili kami membacakan Juz Amma 30,” jelasnya.
Libatkan Juara Nasional Berbagai Cabang
Dasmiah menegaskan, para pembaca Al-Qur’an yang tampil bukan hanya dari cabang tilawah, melainkan berasal dari berbagai kategori lomba.
“Itu juara-juara MTQ dan STQH Nasional di Kendari kemarin. Ada juara satu tilawah satu juz, ada juara syarhil Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, tafsir Arab, kemudian juara karya tulis ilmiah hadis,” terang Dasmiah yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kaltim.
Menurutnya, keberagaman cabang tersebut menunjukkan bahwa pembinaan LPTQ Kaltim tidak hanya fokus pada tilawah, tetapi juga tafsir, hafalan, dan karya ilmiah Al-Qur’an maupun hadis.
“Jadi memang mereka bukan semua tilawah. Ada yang hadis, ada yang hafiz Al-Qur’an, ada yang karya tulis. Dari berbagai macam cabang lomba,” tambahnya.
Agenda Rutin dan Persiapan MTQ Nasional
Dasmiah menyebut, selama Ramadan ini pihaknya telah melaksanakan khataman lebih dari satu kali dan menargetkan hingga lima kali khatam bersama.
“Sudah dua kali khatam. Nanti tanggal 6 Maret kita khatam lagi di Islamic Center. Insya Allah target kita sampai lima kali khatam Al-Qur’an bersama selama Ramadan,” katanya.
Selain khataman, pada 6 Maret mendatang juga akan digelar haflah Al-Qur’an di Islamic Center Samarinda menjelang peringatan Nuzulul Quran dengan menghadirkan para juara nasional.
Ia menambahkan, kegiatan khataman dan buka puasa bersama merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memperkuat silaturahmi antara pengurus LPTQ dan tokoh agama di Kalimantan Timur.
“Ini rutin tahunan. Dalam rangka memperkuat silaturahmi bersama pengurus LPTQ dan para tokoh agama di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Salah satu qoriah khataman, Tara Aqila, yang merupakan juara pertama cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) pada ajang STQH Nasional XXVIII 2025 di Kendari, mengaku bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan bersama LPTQ Kaltim.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur karena bisa kembali bertemu dengan teman-teman dan melaksanakan khataman bersama-sama," ungkapnya. (raf)




