ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kota Samarinda melanjutkan pembangunan kawasan Pasar Pagi sebagai satu kesatuan wilayah terpadu yang menghubungkan pusat perdagangan, ruang publik, dan kawasan religi di sekitarnya.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap setiap tahun menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Pembangunan memang kami lakukan bertahap karena keterbatasan anggaran, tapi setiap tahun selalu ada satu sampai dua pekerjaan yang kami kerjakan,” ujarnya.
Menurutnya, pada tahun ini fokus utama pembangunan berada pada koridor penghubung dari Pasar Pagi menuju Masjid Raya Darussalam sebagai bagian dari konsep pengembangan satu kawasan terintegrasi.
“Koridor dari Pasar Pagi ke Masjid Raya Darussalam itu yang kami bangun tahun ini. Karena yang mau kami kembangkan bukan satu dua bangunan, tapi satu kawasan yang saling terhubung,” ujar Andi Harun.
Jalur penghubung tersebut dirancang sebagai akses tembus yang mengaitkan area bangunan baru pasar dengan ruas Jalan Mas Temenggung.
Selain memperkuat konektivitas kawasan perdagangan, akses ini juga diharapkan memudahkan mobilitas warga yang hendak menuju Masjid Raya Darussalam dari pusat aktivitas pasar.
Selain itu, Pemkot juga tengah menyelesaikan Teras Samarinda tahap dua yang berada tidak jauh dari area tersebut.
Tag



