Arus Terkini

Universitas Mulawarman Samarinda

Hadir di Dies Natalis ke-63, Rektor Unmul Ucap Syukur Dapat Hibah Rp 127 Miliar dari Pemprov! Kejar Dana IsDB untuk Bangun RS

Penerimaan Hibah Unmul 2023–2025

Sabtu, 27 September 2025 21:49

MENJELASKAN - Wawancara rektor Unmul Abdunnur usai rapat Senat terbuka Dies Natalis ke-63, kiri Ketua senat Unmul, kanan sekretaris Senat/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.COUniversitas Mulawarman (Unmul) Samarinda mencatat lonjakan signifikan dalam penerimaan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sepanjang periode 2023–2025.

Data resmi menunjukkan, total hibah yang masuk ke Unmul dari Pemprov mencapai Rp130 miliar, dengan porsi terbesar jatuh pada 2025.

Rektor Unmul, Abdunnur, dalam pidatonya di acara Dies Natalis ke-63, Sabtu (27/9/2025), menjelaskan bahwa penerimaan hibah dari Pemprov Kaltim terbagi tidak merata setiap tahunnya.

Pada 2023, Unmul hanya menerima Rp2,5 miliar. 

Tahun 2024, tidak ada hibah yang masuk. 

Namun pada 2025, angka itu melonjak drastis menjadi Rp127,5 miliar.

“Tahun ini dengan program digital kampus, smart kampus, Alhamdulillah kita mendapat hibah dari Pemprov 127 miliar,” ujar Abdunnur saat ditemui Redaksi Arusbawah.co usai rapat terbuka Senat.

Selain hibah Pemprov, Unmul juga mendapatkan dukungan dari berbagai sumber lain.

Pada 2023, Unmul menerima Rp108,19 miliar dari BA-BUN dan Rp4,92 miliar dari APBN melalui Indikator Kinerja Utama (IKU). 

Tahun 2024, dana masuk sebesar Rp78,79 miliar dari PRPTN dan Rp3,89 miliar dari APBN (IKU). 

Sementara pada 2025, tambahan Rp5,47 miliar datang dari PRPTN.

Secara keseluruhan, total penerimaan Unmul dari BA-BUN, PRPTN, dan lainnya selama periode 2023–2025 mencapai Rp195,79 miliar.

Usulan 2026: Rp2,07 Triliun dari Pemprov

Abdunnur mengungkapkan, kebutuhan Unmul ke depan akan semakin besar seiring pengembangan sarana prasarana dan program digitalisasi kampus.

Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan hibah dari Pemprov Kaltim sebesar Rp2,07 triliun untuk tahun 2026.

“Tahun depan tentu dengan peningkatan sarana prasarana, penyelesaian gedung KDP yang dalam penyelesaian, pembangunan gedung yang baru, kemudian program Smart Campus, Digital Campus dan juga inovasi AI dalam tata pengelolaan pendidikan tinggi di Unmul itu sudah kita mendapatkan persetujuan hibah dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 2 triliun,” tegas Abdunnur.

Tak hanya dari pemerintah daerah, Abdunnur menambahkan bahwa Unmul juga masuk dalam daftar prioritas nasional.

Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Unmul tercatat dalam green book Bappenas dengan alokasi sebesar Rp6,5 triliun untuk periode 2026–2029. 

Dana tersebut diproyeksikan mendukung pengembangan strategis pendidikan tinggi secara nasional.

Selain itu, Unmul juga tengah menyiapkan hibah pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB) sebesar Rp550 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unmul pada 2026.

Dorongan untuk Riset dan Reputasi Global

Dalam kesempatan yang sama, Abdunnur menekankan bahwa selain pembangunan fisik, Unmul juga terus memperkuat riset dan kontribusi akademik.

Menurutnya, hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari kementerian maupun lembaga dalam dan luar negeri terus bertambah.

“Ini tentu juga kita memberikan apresiasi pada hari ini bagi para dosen, bagi para peneliti Unmul yang telah berdedikasi meningkatkan kontribusi dan peringkat penelitian, sehingga Unmul secara nasional berdasarkan webometrik berada di peringkat 29,” ujarnya.

Pencapaian itu diperkuat dengan prestasi membanggakan dari sejumlah dosen dan peneliti Unmul yang berhasil masuk dalam daftar The World Top 2% Scientist versi Stanford University pada rilis Agustus 2025.

“Ini tentu membanggakan bahwa peneliti Unmul mampu bersaing dan mempunyai impact 2% di dunia. Ini menjadi kebanggaan dan tentu ini salah satu arah menuju Unmul menuju World Class University,” tutur Abdunnur.

(wan/ sobiss) 

Tag

MORE