ARUSBAWAH.CO - Perhelatan pesta rakyat Pilkada serentak tahun ini akan digelar.
Tak hanya pada pemilihan bupati/ wali kota, Pilkada serentak juga akan memberikan masyarakat pilihan untuk menentukan gubernur yang nantinya akan memimpin provinsi sesuai dengan daerah pilihannya.
Untuk Kalimantan Timur, sejauh ini, beberapa nama sudah mencuat untuk menjadi bakal calon gubernur dalam Pilgub Kaltim 2024 mendatang.
Diamati dari proses pendaftaran melalui partai politik, ada tiga nama menyeruak.
Ketiganya yakni, Gubernur Kaltim periode 2018 - 2023 Isran Noor, Ketua DPD Golkar Kaltim Rudy Mas'ud dan mantan Bupati Kutai Timur Mahyudin.
Akan dimulainya tahapan jelang Pilgub Kaltim 2024 ini, sikap diberikan GMNI Kaltim untuk para kandidat yang bersiap maju dalam pesta rakyat 5 tahunan.
Dikatakan Ketua DPD GMNI Kaltim, Andi Muhammad Dodi Prabowo perihal majunya para kandidat yang berkontestasi, bisa mengadu gagasan dan program terkait pembangunan yang ada di Kaltim.
Ia sambung bahwa, ada hal menarik dalam dilaksanakannya Pilgub, dikarenakan sosok yang nanti akan memimpin Kaltim, pasti akan sangkat dekat dan bersinggungan dengan proses laju pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Untuk itu, penyampaian gagasan dirasa penting untuk bisa disampaikan para kandidat.
"Pilgub di Kaltim ini harusnya senantiasa bisa memberikan gagasan tentang pembangunan yang ada di Kaltim, lebih menarik lagi dengan adanya proses pembangunan Ibu Kota Negara yang baru," ucapnya.
Anak muda yang akrab di sapa Dodi Prabowo ini, meminta ada perlindungan khusus bagi warga yang melakukan protes.
"Ada banyak hal, ide pembangunan yang harus berangkat dari analisa historis, jangan sampai pembangunan ibu kota akan meminggirkan hak-hak masyarakat," katanya.
Alumni Fakultas Pertanian Unmul ini menyebutkan harus ada gagasan yang dibuat untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem, kesenjangan sosial, lapangan kerja, serta aspek keberlangsungan dan ketahanan lingkungan.
"Lebih banyak bicara dan mengupas kebutuhan warga, misal bagaimana soal kemiskinan ekstrem, kesenjangan sosial, lapangan kerja, bahkan soal aspek lingkungan," jelas Dodi.
GMNI Kaltim juga mengajak semua kandidat untuk memberikan ruang terbuka gagasan yang melibatkan banyak unsur. Mulai dari masyarakat setempat, penggiat lingkungan, mahasiswa, serta unsur lain untuk menyerap gagasan demi kemajuan Kaltim.
Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis jadwal lengkap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Pemilihan Pilkada 2024 dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu, 27 November mendatang.
Berikut adalah jadwal rinci Pilkada 2024 yang terdiri dari 2 (dua) tahapan, yakni tahap persiapan dan tahap penyelenggaraan.
a. Tahap Persiapan
b. Tahap Penyelenggaraan
Sumber: KPU (*)




