ARUSBAWAH.CO - Tak hanya aktif menyuarakan aspirasi rakyat, sejumlah anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) juga dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi.
Dari dokter spesialis hingga profesor ilmu hukum, mereka menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat di DPRD Kaltim.
Lantas, siapa saja anggota DPRD Kaltim yang tempuh pendidikan tinggi hingga program spesialis, doktor, bahkan profesor? Simak informasinya berikut!
Deretan anggota DPRD Kalimantan Timur yang dikenal “care” terhadap dunia pendidikan:
1. dr. H. Andi Satya Adi Saputra, Sp.OG., M.Kes.

Lahir pada 11 Juli 1982, sosok dokter yang kini duduk di kursi legislatif ini dikenal sebagai salah satu figur yang menonjol dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Berdasarkan laman resmi PDDIKTI, Andi Satya menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Yarsi, kemudian melanjutkan program spesialis Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan di Universitas Hasanuddin (2012–2016).
Tak berhenti di situ, ia juga menyelesaikan Magister Ilmu Biomedik di kampus yang sama (2012–2016), dan menurut informasi yang tertera di PDDIKTI kini Andi Satya sedang menempuh Program Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Mulawarman.
2. Dr. Sarkowi V. Zahry, S.Hut., S.H., M.H., M.M., M.Si., M.Ling

Lahir di Malang pada 22 Juli 1973, Dr. Sarkowi dikenal sebagai salah satu politisi yang haus ilmu.
Ia memiliki berbagai gelar lintas bidang, mulai dari Sarjana Hukum dan Magister Sains di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, hingga Doktor di Universitas Islam Sultan Agung.
Kombinasi keilmuan yang luas ini menjadi modal penting bagi Sarkowi dalam memperkuat kebijakan berbasis riset dan keilmuan di DPRD Kalimantan Timur.
3. Dr. Hj. Syarifatul Sya’diah, S.Pd., M.Si.

Perempuan kelahiran Malang, 3 Juli 1969 ini, merupakan sosok yang aktif memperjuangkan isu-isu sosial dan pendidikan di Kaltim.
Ia menempuh program Magister Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman (2012–2014) dan melanjutkan pendidikan doktoralnya di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada bidang Ilmu Ekonomi (2022–2025).
4. Dr. Agusriansyah Ridwan, S.I.P., M.Si.

Politisi kelahiran Samarinda, 25 Agustus 1975 ini menempuh pendidikan Sarjana Ilmu Pemerintahan di Universitas Terbuka (2004–2011), lalu melanjutkan Magister Ilmu Administrasi Negara di Universitas Mulawarman (2016–2018).
Ia pun menempuh pendidikan lanjutan di tahun 2021 dan berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen Pendidikan di Universitas Mulawaran pada 2024, menunjukkan komitmennya terhadap pentingnya manajemen pendidikan dalam pembangunan daerah.
5. Prof. Dr. H. J. Jahidin Siruntu, S.H., M.H.

Lahir di Banti pada 1 Januari 1959, Prof. Jahidin merupakan salah satu akademisi hukum yang kini mengabdi di parlemen daerah, yakni DPRD Kalimantan Timur.
Meski datanya tidak tercantum di laman PDDIKTI, gelar profesornya menunjukkan kiprah panjangnya di dunia akademik dan hukum yang tak diragukan lagi.
6. Dr. H. Yusuf Mustafa, S.H., M.H.

Tokoh kelahiran Balikpapan ini lahir pada 15 Maret 1959 dan dikenal sebagai ahli hukum dengan pengalaman panjang.
Ia menyelesaikan Sarjana Hukum di Universitas Muslim Indonesia, lalu menempuh Magister Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
7. Prof. Dr. Muhammad Husni Fahruddin, S.Hut., S.H., M.H.

Lahir di Tenggarong pada 6 Maret 1978, Prof. Husni Fahruddin dikenal sebagai Profesor Ilmu Hukum yang juga aktif sebagai legislator di DPRD Kalimantan Timur.
Ia meraih Sarjana Hukum di Universitas Yos Soedarso, melanjutkan Magister Hukum di Universitas Kadiri, dan menuntaskan Program Doktor di Universitas Islam Sultan Agung.
Kombinasi pengalaman akademik dan politik membuatnya dikenal sebagai sosok yang berpikir kritis dan rasional dalam pengambilan kebijakan publik.
8. Dr. Ir. H. Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., M.E.
.webp)
Lahir pada 1 Agustus 1973, Hasanuddin Mas’ud merupakan figur penting yang juga menaruh perhatian besar pada ekonomi daerah.
Ketua DPRD Kaltim ini menyelesaikan Magister Ilmu Ekonomi (2017–2020) dan Doktor Ilmu Ekonomi (2020–2024) di Universitas Mulawarman.
Kiprah pimpinan DPRD Kalimantan Timur di dunia politik ini dipadukan dengan dasar ekonomi yang kuat, menjadi nilai tambah dalam mendorong kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kaltim.
Anggota DPRD Kaltim Tempuh Pendidikan Tinggi
Melihat latar belakang pendidikan para legislator ini, tampak bahwa DPRD Kaltim diisi oleh figur-figur dengan pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada politik, tetapi juga pada penguatan ilmu dan kapasitas diri.
Para anggota DPRD Kaltim yang menempuh pendidikan tinggi menjadi contoh bahwa semangat belajar tak berhenti meski telah mencapai posisi tinggi di pemerintahan.
(sobizz/apr)




