ARUSBAWAH.CO - Sehari menjelang perayaan Natal 2025, Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, kembali turun langsung ke lapangan meninjau pembangunan jalan penghubung Tering, Kutai Barat–Ujoh Bilang, Mahakam Ulu (Mahulu), Rabu (24/12/2025).
Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas PUPR PERA Kaltim untuk memastikan progres dan kualitas pekerjaan jalan provinsi sepanjang 28 kilometer yang menjadi akses vital menuju wilayah perbatasan tersebut.
Proyek strategis ini terbagi ke dalam empat sekmen, dengan total anggaran mencapai Rp225 miliar yang bersumber dari APBD Kaltim.
Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, segmen 1 dan 3 telah rampung 100 persen, sementara segmen 2 dan 4 masih menyisakan progres sekitar 10 persen.
Dalam kesempatan itu, Ekti Imanuel menegaskan pentingnya menjaga kualitas konstruksi, meskipun proyek dikejar target penyelesaian akhir tahun.
Ia mengingatkan kontraktor agar tidak mengorbankan mutu demi mengejar waktu.
“Sisa 10 persen ini bukan pekerjaan ringan. Harus benar-benar dikerjakan dengan serius,” tegas Ekti di lokasi.
Ekti juga menyampaikan dua opsi kepada pihak pelaksana, yakni menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal 31 Desember 2025, atau mengajukan adendum penambahan waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
“Harapan kita tentu yang terbaik untuk jalan ini, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat Mahakam Ulu,” tambahnya.
Pembangunan jalan Tering–Ujoh Bilang sendiri menjadi salah satu proyek prioritas Pemprov Kaltim untuk membuka keterisolasian Mahulu, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pedalaman. (sobizz/pra)




