Arus Publik

20 Tahun Menjaga Masjid dan 32 Tahun Merawat Gereja, Mulyadi dan Meike Tak Sangka Bisa ke Tanah Suci

Rabu, 25 Juni 2025 22:41

KOLASE - Kolase Mulyadi (46) Marbot masjid Baiturrahman Samarinda (kiri) dan Meike Walangitan (56) Penjaga Greja Kristen GPID Smirna di Tenggarong Seberang (kanan)/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Suasana haru menyelimuti wajah Mulyadi (46), seorang marbot yang telah mengabdikan diri selama 20 tahun menjaga Masjid Baiturrahman di kawasan Pelita VI, Kecamatan Sambutan, Samarinda. 

Mulyadi menjadi salah satu penerima program perjalanan religi gratis yang difasilitasi pemerintah melalui program Gratispol.

Mulyadi tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya saat namanya diumumkan sebagai salah satu penerima perjalanan umrah ke Tanah Suci. 

Baginya, kesempatan yang ia dapat adalah berkah yang tak ternilai setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk menjaga masjid.

"Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Haji Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji yang telah menjalankan program wisata religi ini. Saya sangat bersyukur, dan semoga semua proses keberangkatannya berjalan lancar," ungkap Mulyadi dengan mata berkaca-kaca, saat ditemui wartawan Arusbawah.co, Rabu (25/6/2025).

Ia mengaku pernah sekali berangkat umrah pada tahun 2014, juga atas bantuan orang lain. 

Namun, menurutnya kesempatan kali ini terasa berbeda. 

Selain karena program ini langsung dari pemerintah, juga karena ia merasa mewakili para marbot lain di Samarinda.

"Saya harap teman-teman marbot lainnya juga bisa dapat rezeki yang sama. Saya tinggal di masjid, ngajar anak-anak mengaji setiap hari. Umrah ini seperti hadiah dari langit buat kami yang menjaga rumah Allah siang malam,” ujarnya.

Mulyadi diketahui telah mengabdi di satu masjid yang sama sejak tahun 2003, tanpa pernah berpindah tugas. 

Tag

MORE