ARUSBAWAH.CO - Ratusan usulan pembangunan yang dihimpun dari masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 terancam menyusut drastis.
Dari total 160 usulan yang telah melalui pembahasan di DPRD Kaltim, jumlah itu berpotensi dipangkas hingga hanya tersisa sekitar 25 program saja.
Dari 313 Usulan, Mengerucut Jadi 160 Program
Data yang dihimpun memperlihatkan, sebanyak 313 usulan awal dikumpulkan melalui penjaringan lintas fraksi DPRD saat reses di 10 kabupaten/kota.
Usulan itu kemudian disaring dan disesuaikan dan hasilnya, jumlah usulan mengerucut menjadi 160 judul program.
Komposisinya terdiri dari 97 Belanja Langsung (BL), 50 Bantuan Keuangan (Bankeu), serta 13 item hibah dan bantuan sosial.
Angka itu disebut sebagai hasil final setelah melalui pembahasan DPRD bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Namun, status final itu belum sepenuhnya aman.
TAPD Usulkan Pembatasan, Tinggal 25 Program
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) justru mengusulkan pembatasan lebih jauh.
Kamus usulan yang menjadi dasar pokok pikiran (pokir) DPRD diminta hanya diisi sekitar 25 judul program.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa pembahasan saat ini belum masuk tahap pokir.
Tag



